XAMTHONE PLUS BANDUNG DAN JAWA BARAT


BANDUNG : AKHMAD YANI HP: 087822067787; Jl. Situ Lengkong No:15 Kel:Cijagra Rt:03 Rw:03 Kec:Lengkong Buah Batu, Bandung
BANDUNG : ASEP SAEFUDIN HP: 081572023453 TLP: 022-4211874; JL. JAWA NO:40 BANDUNG
INDRAMAYU : CONNI RAHARJA HP: 081802333678 TLP: (0234)271202 . Jl. Jendral A Yani No:105/D Indramayu
KOTA BANJAR PATROMAN : Asifudin Muhsin HP: 08567664321 Jl. Astana Rt/Rw: 04/03 Sukahurip Langensari Banjar JABAR
Tampilkan postingan dengan label INFERTILITAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFERTILITAS. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2011

Bagaimana Dokter Menyelidiki Penyebab Infertilitas

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Pasangan yang menginginkan anak seringkali menunda bertahun-tahun sebelum merasa perlu untuk mendapatkan bantuan medis. Biasanya, pihak istrilah yang pertama kali berinisiatif memeriksakan diri ke dokter kandungan atau ginekolognya.

Pemeriksaan fertilitas harus melibatkan pihak suami dan istri, karena pada sekitar 10 persen kasus masalahnya terletak pada kedua pasangan. Bahkan jika dokter menemukan pihak yang menyebabkan infertilitas, pengobatan hanya berguna jika kondisi pihak lainnya juga diketahui. Untuk mengetahui kondisi kesuburannya, pihak suami harus diperiksa oleh ahli urologi atau andrologi (dokter yang berspesialisasi dalam fungsi reproduksi laki-laki).

Banyak rumah sakit di kota besar yang memiliki pusat fertilitas yang menyediakan konsultasi, pemeriksaan dan pengobatan kepada pasangan yang ingin memiliki anak.

Penyelidikan infertilitas

Menyelidiki penyebab infertilitas pasangan adalah pekerjaan detektif. Para dokter harus mendiagnosis selangkah demi selangkah untuk menilai apakah produksi dan kualitas sperma memadai, apakah terjadi ovulasi, apakah terjadi fertilisasi dan implantasi sel telur yang telah dibuahi, dll. Oleh karena itu, biasanya tidak cukup hanya dengan sekali kunjungan ke dokter.

1. Penelitian kesuburan wanita

Ginekolog mungkin akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Berapa usia Anda ketika mendapatkan menstruasi pertama?
  • Bagaimana siklus menstruasi Anda sejak saat itu, apakah ada masalah?
  • Apakah ada kehamilan sebelumnya dan kelahiran, keguguran, aborsi atau penyakit?

Dengan mata, tangan dan perangkat USG, ginekolog dapat menyelidiki kelainan pada vagina, rahim, ovarium atau tuba falopi. Dia juga mungkin memeriksa proses ovulasi dan memantau siklus menstruasi dari dekat. Bila ada tanda malformasi, peradangan atau kondisi patologis lainnya (lihat: 15 Penyebab Infertilitas Wanita), pemeriksaan teknis tambahan dengan rontgen, laparoskopi, histereskopi, dan lainnya akan mengkonfirmasi.

2. Penelitian kesuburan pria

Urolog/androlog mungkin tertarik untuk menanyakan hal-hal berikut:

  • Kapan Anda mulai pubertas? (mengalami mimpi basah)
  • Apakah Anda pernah dirawat sebelumnya karena testis tidak turun atau masalah testis lainnya?
  • Apakah Anda pernah terkena penyakit gondok (pembesaran tiroid) pada waktu kecil?

Untuk mengetahui tingkat kesuburan pria, dokter akan memeriksa tubuh dan organ seksualnya. Kondisi tubuh dan rambut dapat mengindikasikan status hormonalnya. Adanya titik-titik sensitif tekanan pada testis dan epididimis mungkin menunjukkan peradangan. Dokter mungkin meminta pemeriksaan USG untuk mendeteksi kelainan testis, misalnya apakah ada varikosel (lihat: 15 Penyebab Infertilitas Pria).

Penelitian kesuburan pria yang paling penting adalah analisis air mani (semen). Di bawah mikroskop, semen akan diperiksa jumlah, kualitas dan pergerakannya. Bila seorang pria menghasilkan sperma terlalu sedikit, mungkin terdapat masalah testis yang bersifat hormonal. Oleh karena itu, mungkin perlu untuk mengukur kadar hormon dalam darahnya.

3. Penelitian post-coital

Bila kedua pasangan dinilai subur, dokter mungkin perlu memeriksa kesehatan hubungan intim. Pada beberapa kasus, lendir (mucus) di leher rahim wanita “memusuhi” sperma sehingga mereka terbunuh atau terkendala untuk membuahi sel telur. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi, terlalu banyak antibodi anti-sperma, atau keasaman yang tinggi di serviks.

Jika dokter mencurigai permusuhan lendir serviks sebagai penyebab infertilitas , dia akan meminta pasangan untuk melakukan hubungan intim di sekitar saat ovulasi. Untuk itu, di pusat fertilitas biasanya disediakan kamar romantis bagi Anda berdua. Setelah Anda “melakukannya”, sampel cairan serviks berisi sperma akan diambil dari leher rahim untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Pada saat proses konsultasi dan terapi, Anda sangat dianjurkan untuk bertanya kepada dokter jika ada hal-hal yang tidak dipahami. Jangan merasa malu untuk bertanya. Semakin banyak pengetahuan Anda, semakin baik upaya dan peluang Anda untuk mendapatkan anak.

image: source

sumber http://majalahkesehatan.com/bagaimana-dokter-menyelidiki-penyebab-infertilitas/

infertilitas pasutri dan cara mengatasinya, Alasan untuk Infertilitas Wanita, INFERTILITAS,

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Tidak lengkap rasanya sebuah keluarga tanpa kehadiran seorang anak. Celoteh, tangis, kemanjaan, dan kerewelan seorang anak bahkan adalah lantunan kehidupan yang mampu menggelorakan cinta dan semangat hidup kedua orangtuanya. Bukankah salah satu tujuan pernikahan adalah meneruskan keturunan? Apalagi bila buah hati yang dinanti adalah generasi yang diharapkan kelak bisa dididik menjadi seorang hamba Allah yang shalih.

Anak adalah salah satu nikmat dari Allah. Maka, saat sang buah hati yang dinanti belum juga dikaruniakan oleh-Nya, hendaklah sepasang suami-istri tetap ber-husnuzhon (berprasangka baik) dan ridha akan ketetapan Rabb-nya. Meski demikian, baik suami maupun istri hendaknya tetap terus berusaha dan berdoa. Bukan hanya sekedar doa memohon kehadiran seorang anak, tetapi kehadiran anak-anak yang shalih dan shalihah.

Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dari segi kesehatan. Bisa jadi ada sebab atau penyakit tertentu yang menyebabkan suami-istri tersebut sulit memiliki keturunan. Istilah yang mungkin sering kita dengar adalah “infertilitas”. Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan infertilitas?

Pada dasarnya, infertilitas adalah ketidakmampuan secara biologis dari seorang laki-laki atau seorang perempuan untuk menghasilkan keturunan. Infertilitas juga berarti perempuan yang bisa hamil namun tidak sampai melahirkan sesuai masanya (37-42 minggu). Dalam bahasa awam, infertil disebut juga tidak subur.

Definisi Infertilitas

Menurut dokter ahli reproduksi, sepasang suami-istri dikatakan infertil jika:

  • Tidak hamil setelah 12 bulan melakukan hubungan intim secara rutin (1-3 kali seminggu) dan bebas kontrasepsi bila perempuan berumur kurang dari 34 tahun.
  • Tidak hamil setelah 6 bulan melakukan hubungan intim secara rutin (1-3 kali seminggu) dan bebas kontrasepsi bila perempuan berumur lebih dari 35 tahun.
  • Perempuan yang bisa hamil namun tidak sampai melahirkan sesuai masanya (37-42 minggu).

Infertilitas Primer vs Infertilitas Sekunder

Infertilitas sendiri ada dua macam, yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder. Pasangan dengan infertilitas primer tidak bisa hamil sedangkan infertilitas sekunder adalah sulit untuk hamil setelah sudah pernah sekali hamil dan melahirkan secara normal sebelumnya.

Kejadian Kasus Infertilitas

  • Secara umum, di dunia diperkirakan 1 dari 7 pasangan bermasalah dalam hal kehamilan.
  • Di Indonesia, angka kejadian perempuan infertil 15% pada usia 30-34 tahun, meningkat 30 % pada usia 35-39 tahun dan 64 % pada usia 40-44 tahun.
  • Berdasar survei kesehatan rumah tangga tahun 1996, diperkirakan ada 3,5 juta pasangan (7 juta orang) yang infertil. Mereka disebut infertil karena belum hamil setelah setahun menikah. Kini, para ahli memastikan angka infertilitas telah meningkat mencapai 15-20 persen dari sekitar 50 juta pasangan di Indonesia.
  • Penyebab infertilitas sebanyak 40% berasal dari pria, 40% dari wanita, 10% dari pria dan wanita, dan 10% tidak diketahui.

Penyebab Infertilitas

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi infertilitas, antara lain:
  2. Umur.
  3. Lama infertilitas.
  4. Emosi.
  5. Lingkungan.
  6. Hubungan seksual.
  7. Kondisi sosial dan ekonomi.
  8. Kondisi reproduksi wanita, meliputi cervix, uterus, dan sel telur.
  9. Kondisi reproduksi pria, yaitu kualitas sperma dan seksualitas.
  10. Penyebab lain.

(1) Umur

Kemampuan reproduksi wanita menurun drastis setelah umur 35 tahun. Hal ini dikarenakan cadangan sel telur yang makin sedikit. Fase reproduksi wanita adalah masa sistem reproduksi wanita berjalan optimal sehingga wanita berkemampuan untuk hamil. Fase ini dimulai setelah fase pubertas sampai sebelum fase menopause.

Fase pubertas wanita adalah fase di saat wanita mulai dapat bereproduksi, yang ditandai dengan haid untuk pertama kalinya (disebut menarche) dan munculnya tanda-tanda kelamin sekunder, yaitu membesarnya payudara, tumbuhnya rambut di sekitar alat kelamin, dan timbunan lemak di pinggul. Fase pubertas wanita terjadi pada umur 11-13 tahun. Adapun fase menopause adalah fase di saat haid berhenti. Fase menopause terjadi pada umur 45-55 tahun.

Pada fase reproduksi, wanita memiliki 400 sel telur. Semenjak wanita mengalami menarche sampai menopause, wanita mengalami menstruasi secara periodik yaitu pelepasan satu sel telur. Jadi, wanita dapat mengalami menstruasi sampai sekitar 400 kali. Pada umur 35 tahun simpanan sel telur menipis dan mulai terjadi perubahan keseimbangan hormon sehingga kesempatan wanita untuk bisa hamil menurun drastis. Kualitas sel telur yang dihasilkan pun menurun sehingga tingkat keguguran meningkat. Sampai pada akhirnya kira-kira umur 45 tahun sel telur habis sehingga wanita tidak menstruasi lagi alias tidak dapat hamil lagi. Pemeriksaan cadangan sel telur dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah atau USG saat menstruasi hari ke-2 atau ke-3.

(2) Lama Infertilitas

Berdasarkan laporan klinik fertilitas di Surabaya, lebih dari 50% pasangan dengan masalah infertilitas datang terlambat. Terlambat dalam artian umur makin tua, penyakit pada organ reproduksi yang makin parah, dan makin terbatasnya jenis pengobatan yang sesuai dengan pasangan tersebut.

(3) Emosi

Stres memicu pengeluaran hormon kortisol yang mempengaruhi pengaturan hormon reproduksi.

(4) Lingkungan

Paparan terhadap racun seperti lem, bahan pelarut organik yang mudah menguap, silikon, pestisida, obat-obatan (misalnya: obat pelangsing), dan obat rekreasional (rokok, kafein, dan alkohol) dapat mempengaruhi sistem reproduksi. Kafein terkandung dalam kopi dan teh.

(5) Hubungan Seksual

Penyebab infertilitas ditinjau dari segi hubungan seksual meliputi: frekuensi, posisi, dan melakukannya pada masa subur.

(6) Frekuensi

Hubungan intim (disebut koitus) atau onani (disebut masturbasi) yang dilakukan setiap hari akan mengurangi jumlah dan kepadatan sperma. Frekuensi yang dianjurkan adalah 2-3 kali seminggu sehingga memberi waktu testis memproduksi sperma dalam jumlah cukup dan matang.

(7) Posisi

Infertilitas dipengaruhi oleh hubungan seksual yang berkualitas, yaitu dilakukan dengan frekuensi 2-3 kali seminggu, terjadi penetrasi dan tanpa kontrasepsi. Penetrasi adalah masuknya penis ke vagina sehingga sperma dapat dikeluarkan, yang nantinya akan bertemu sel telur yang “menunggu” di saluran telur wanita. Penetrasi terjadi bila penis tegang (ereksi). Oleh karena itu gangguan ereksi (disebut impotensi) dapat menyebabkan infertilitas. Penetrasi yang optimal dilakukan dengan cara posisi pria di atas, wanita di bawah. Sebagai tambahan, di bawah pantat wanita diberi bantal agar sperma dapat tertampung. Dianjurkan, setelah wanita menerima sperma, wanita berbaring selama 10 menit sampai 1 jam bertujuan memberi waktu pada sperma bergerak menuju saluran telur untuk bertemu sel telur.

(8) Masa Subur

Marak di tengah masyarakat bahwa supaya bisa hamil, saat berhubungan seksual wanita harus orgasme. Pernyataan itu keliru, karena kehamilan terjadi bila sel telur dan sperma bertemu. Hal yang juga perlu diingat adalah bahwa sel telur tidak dilepaskan karena orgasme. Satu sel telur dilepaskan oleh indung telur dalam setiap menstruasi, yaitu 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Peristiwa itu disebut ovulasi. Sel telur kemudian menunggu sperma di saluran telur (tuba falopi) selama kurang-lebih 48 jam. Masa tersebut disebut masa subur.

Cara untuk mengetahui masa subur antara lain:

  1. Dengan memperhatikan keluarnya lendir mulut rahim yang dapat diraba dengan jari (pastikan jari bersih untuk mencegah terjadinya infeksi). Pada saat subur, keluarlah cairan bening seperti putih telur sehingga kelamin terkesan basah. Banyak wanita menganggap hal itu sebagai keputihan. Di luar saat subur, lendir mulut rahim hanya sedikit dan lebih kental sehingga kelamin terkesan kering.
  2. Dengan mengukur suhu tubuh setiap pagi sebelum bangun tidur selama beberapa bulan siklus menstruasi (biasanya sampai tiga bulan). Tanda ovulasi adalah apabila terjadi sedikit kenaikan suhu tubuh pada pertengahan siklus haid. Suhu tubuh itu disebut sebagai suhu basal tubuh, yaitu suhu tubuh dalam kondisi istirahat penuh. Peningkatan suhu tubuh yang jelas, walalupun sedikit (sekitar 0,2-0,5 °C), terjadi karena produksi hormon progesteron yang muncul segera setelah ovulasi. Pemeriksaan meliputi pengukuran suhu tubuh setiap pagi pada waktu bangun tidur, dan dicatat pada suatu grafik khusus (bisa didapatkan dari dokter). Cara mengukur sendiri suhu basal tubuh:
    • Guncang termometer (termometer dapat dibeli di apotek) hingga di bawah 36 °C, dan siapkan termometer di dekat tempat tidur Anda sebelum tidur.
    • Saat terbangun di pagi hari, letakkan termometer di mulut anda (termometer oral) selama 10 menit. Penting untuk Anda ingat adalah jangan banyak bergerak. Tetaplah berbaring dan istirahat dengan mata tertutup. Jangan bangun selama 10 menit hingga selesai pengukuran.
    • Setelah 10 menit, bacalah dan catat suhu tubuh Anda pada grafik saat tanggal pemeriksaan itu.
  3. Dengan memeriksa lendir rahim di bawah mikroskop. Pada saat subur akan tampak bentukan seperti daun pakis yang sempurna.
  4. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina dapat dilihat dengan jelas sel telur yang sudah dilepaskan dari indung telur.

(9) Kondisi Sosial dan Ekonomi

Kondisi Sosial dan ekonomi yang semakin buruk akan memperbesar kemungkinan terjadinya infertilitas.

Bersambung insya Allah…

Referensi:

  • Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2006
  • Seleksi Pasutri pada Kasus Infertilitas, oleh: H. Soehartono DS.
  • Skor Infertilitas Surabaya (Berdasarkan Faktor Risiko), oleh: Samsul Hadi.
  • Vitahealth. 2008. Infertil: Informasi Lengkap Untuk Penderita dan Keluarganya. Jakarta: Gramedia.
  • www.kesrepro.info.net
  • www.klinikyasmin.co.id
  • www.mhhe.com
  • www.wikipedia.com

***

Penulis: dr. Ian Danny Kurniawan (Abu ‘Ammar)
Artikel muslimah.or.id

Infertilitas Pasutri

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Kondisi Reproduksi Wanita

Kelainan terbanyak pada organ reproduksi wanita penyebab infertilitas adalah endometriosis dan infeksi panggul, sedangkan kelainan lainnya yang lebih jarang kejadiannya adalah mioma uteri, polip, kista, dan saluran telur tersumbat (bisa satu atau dua yang tersumbat).

Penyakit Penyebab Infertilitas pada Wanita

1. Endometriosis

Endometriosis adalah jaringan endometrium yang semestinya berada di lapisan paling dalam rahim (lapisan endometrium) terletak dan tumbuh di tempat lain. Endometriosis bisa terletak di lapisan tengah dinding rahim (lapisan myometrium) yang disebut juga adenomyosis, atau bisa juga terletak di indung telur, saluran telur, atau bahkan dalam rongga perut. Gejala umum penyakit endometriosis adalah nyeri yang sangat pada daerah panggul terutama pada saat haid dan berhubungan intim, serta -tentu saja-i nfertilitas.

2. Infeksi Panggul

Infeksi panggul adalah suatu kumpulan penyakit pada saluran reproduksi wanita bagian atas, meliputi radang pada rahim, saluran telur, indung telur, atau dinding dalam panggul. Gejala umum infeksi panggul adalah: nyeri pada daerah pusar ke bawah (pada sisi kanan dan kiri), nyeri pada awal haid, mual, nyeri saat berkemih, demam, dan keputihan dengan cairan yang kental atau berbau. Infeksi panggul memburuk akibat haid, hubungan seksual, aktivitas fisik yang berat, pemeriksaan panggul, dan pemasangan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim, misalnya: spiral).

3. Mioma Uteri

Mioma uteri adalah tumor (tumor jinak) atau pembesaran jaringan otot yang ada di rahim. Tergantung dari lokasinya, mioma dapat terletak di lapisan luar, lapisan tengah, atau lapisan dalam rahim. Biasanya mioma uteri yang sering menimbulkan infertilitas adalah mioma uteri yang terletak di lapisan dalam (lapisan endometrium). Mioma uteri biasanya tidak bergejala. Mioma aktif saat wanita dalam usia reproduksi sehingga -saat menopause- mioma uteri akan mengecil atau sembuh.

4. Polip

Polip adalah suatu jaringan yang membesar dan menjulur yang biasanya diakibatkan oleh mioma uteri yang membesar dan teremas-remas oleh kontraksi rahim. Polip dapat menjulur keluar ke vagina. Polip menyebabkan pertemuan sperma-sel telur dan lingkungan uterus terganggu, sehingga bakal janin akan susah tumbuh.

5. Kista

Kista adalah suatu kantong tertutup yang dilapisi oleh selaput (membran) yang tumbuh tidak normal di rongga maupun struktur tubuh manusia.
Terdapat berbagai macam jenis kista, dan pengaruhnya yang berbeda terhadap kesuburan. Hal penting lainnya adalah mengenai ukuran kista. Tidak semua kista harus dioperasi mengingat ukuran juga menjadi standar untuk tindakan operasi. Jenis kista yang paling sering menyebabkan infertilitas adalah sindrom ovarium polikistik. Penyakit tersebut ditandai amenore (tidak haid), hirsutism (pertumbuhan rambut yang berlebihan, dapat terdistribusi normal maupun tidak normal), obesitas, infertilitas, dan pembesaran indung telur. Penyakit ini disebabkan tidak seimbangnya hormon yang mempengaruhi reproduksi wanita.

6. Saluran Telur yang Tersumbat

Saluran telur yang tersumbat menyebabkan sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur sehingga pembuahan tidak terjadi alias tidak terjadi kehamilan. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui saluran telur yang tersumbat adalah dengan HSG (Hystero Salpingo Graphy), yaitu semacam pemeriksaan röntgen (sinar X) untuk melihat rahim dan saluran telur.

7. Sel Telur

Kelainan pada sel telur dapat mengakibatkan infertilitas yang umumnya merupakan manifestasi dari gangguan proses pelepasan sel telur (ovulasi). Delapan puluh persen penyebab gangguan ovulasi adalah sindrom ovarium polikistik. Gangguan ovulasi biasanya direfleksikan dengan gangguan haid. Haid yang normal memiliki siklus antara 26-35 hari, dengan jumlah darah haid 80 cc dan lama haid antara 3-7 hari. Bila haid pada seorang wanita terjadi di luar itu semua, maka sebaiknya beliau memeriksakan diri ke dokter.

Kondisi Reproduksi Pria

Perlu pembaca ketahui bahwa kondisi reproduksi pria meliputi sperma dan seksualitas.

Sperma

Sperma berasal dari kata spermatozoa, yaitu sel kelamin jantan yang memiliki bulu cambuk. Bentuk sperma mirip kecebong. Sperma dihasilkan oleh testis. Cairan nutrisi sperma berupa cairan putih, kental, dan berbau khas yang disebut “semen”. Proses pengeluaran semen dan sperma disebut ejakulasi, sehingga cairannya disebut juga dengan cairan ejakulat.

Pada pemeriksaan cairan ejakulat yang normal didapatkan:

  1. Volume: ≥ 2 mililiter.
  2. Lama mencair: 60 menit.
  3. pH (tingkat keasaman): ≥ 7,2.
  4. Kadar spermatozoa: ≥ 20 juta spermatozoa per mililiter.
  5. Jumlah spermatozoa total: ≥ 20 juta spermatozoa per ejakulat.
  6. Motilitas (pergerakan):
    • ≥ 50% motil (grade a dan b)*; atau
    • ≥ 25% bergerak progresif (grade a)
  7. dalam 60 menit setelah ejakulasi.

  8. Vitalitas: spermatozoa hidup ≥ 75%.
  9. Sel darah putih: <>

*):
Grade a: pergerakan sperma yang cepat, progresif, biasanya membentuk garis lurus.
Grade b: pergerakan sperma yang lambat, biasanya kurang membentuk garis lurus.

Sperma membawa sifat dari bapak, yang nantinya akan bertemu dengan sel telur yang membawa sifat dari ibu. Oleh karena itu, kualitas sperma dan sel telur yang baik menjadi faktor penting dalam kehamilan.

Penyebab Umum Ketidaksuburan Pria

1. Gangguan di daerah sebelum testis (pretesticular)

Gangguan biasanya terjadi pada bagian otak, yaitu hipofisis yang bertugas mengeluarkan hormon FSH dan LH. Kedua hormon tersebut mempengaruhi testis dalam menghasilkan hormon testosteron, akibatnya produksi sperma dapat terganggu. Terapi yang bisa dilakukan adalah dengan terapi hormon.

2. Gangguan di daerah testis (testicular)

Kerja testis dapat terganggu bila terkena trauma pukulan, gangguan fisik, atau infeksi. Bisa juga terjadi, selama pubertas testis tidak berkembang dengan baik, sehingga produksi sperma menjadi terganggu. Dalam proses produksi, testis sebagai “pabrik” sperma membutuhkan suhu yang lebih dingin daripada suhu tubuh, yaitu 34–35 °C, sedangkan suhu tubuh normal 36,5–37,5 °C. Bila suhu tubuh terus-menerus naik 2–3 °C saja, proses pembentukan sperma dapat terganggu. Oleh karena itu, hindari memakai celana dalam atau celana panjang yang ketat. Usahakan tidak mengenakan celana dalam waktu tidur untuk menjaga suhu di bagian tubuh tersebut tetap sejuk. Janganlah merokok, karena penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibandingkan pria yang tidak merokok. Jangan mengonsumsi alkohol karena dapat mempengaruhi fungsi liver, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan mempengaruhi produksi sperma. Usaha lain untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma adalah mengkonsumsi suplemen alami. Asam amino L-carnitine (ditemukan dalam daging merah dan susu) dan L-arginine (terdapat dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen) berkhasiat meningkatkan mutu sperma.

3. Gangguan di daerah setelah testis (posttesticular)

Gangguan terjadi di saluran sperma sehingga sperma tidak dapat disalurkan dengan lancar, biasanya karena salurannya buntu. Penyebabnya bisa jadi bawaan sejak lahir, terkena infeksi penyakit -seperti tuberkulosis (Tb)-, serta vasektomi yang memang disengaja.

4. Gangguan lain

Gangguan lain yang cukup sering kejadiannya adalah pelebaran pembuluh darah atau varises. Varises pada pembuluh darah yang menyuplai testeis disebut varicocele. Akibatnya, darah kotor yang seharusnya dibawa ke atas untuk dibersihkan, turun lagi dan mengendap di testis. Darah kotor yang mengendap mengandung zat-zat yang melemahkan sperma, seperti adrenalin dan sebagainya.

Penyebab Lain

1. Kelainan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh berguna melawan benda asing atau kuman penyebab infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Janin juga dilindungi dengan kekebalan ini agar berkembang baik. Kekebalan tubuh diperankan oleh antibodi. Antibodi bisa menyerang kuman (benda asing) karena ada antigen pada kuman tersebut. Jadi, antigen berperan sebagai “tanda pengenal” agar kuman dapat dikenali antibodi, baru kemudian antibodi dapat menghancurkannya. Akan tetapi, pada beberapa wanita terdapat kelainan adanya antibodi antisperma, akibatnya antibodi tersebut menghancurkan sperma yang masuk sehingga pembuahan gagal terjadi. Pada beberapa pria, juga terdapat kelainan berupa antibodi yang dimilikinya menyerang sperma karena sperma dianggap sebagai benda asing sehingga sperma menjadi berkualitas jelek alias tidak mampu membuahi sel telur.

Pada dasarnya, wanita tidak memiliki unsur antigen, seperti halnya pada sperma atau komponen plasma semen. Namun, pada saat wanita mulai berhubungan seksual dengan pria, dalam tubuhnya akan terbentuk antibodi antisperma terhadap antigen sperma. Pada tingkat tertentu antibodi masih dapat ditembus oleh sperma yang bagus kualitasnya dan dapat mengakibatkan kehamilan.

2. Infertilitas Sebagai Komplikasi Penyakit Lain

Penyakit-penyakit yang berkomplikasi infertilitas, antara lain: penyakit genetik, kencing manis (diabetes mellitus), penyakit kelenjar gondok, kelainan hormon, dan obesitas (kegemukan).

Pengobatan Bagi Pasangan Infertil

Bagi pasangan yang ingin dikaruniai keturunan, hendaknya senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berikhtiar, dan bertawakkal. Berusaha dengan penuh kesabaran, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.

Pasangan infertil sebaiknya pergi ke dokter, rumah sakit, atau klinik infertilitas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Klinik infertilitas yang ada di Indonesia, misalnya:

  • Klinik Permata Hati RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta.
  • Klinik Fertilitas Graha Amerta RSU dr. Soetomo, Surabaya.
  • Klinik Yasmin RSUP dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Program kesehatan mungkin yang ditawarkan oleh dokter pada pasangan infertil cukup beragam tergantung penyebab infertilitas. Yang perlu diingat, dalam usaha memperoleh keturunan kita harus tetap memperhatikan rambu-rambu syariat. Janganlah demi memenuhi keinginan untuk mendapat anak sehingga kita menghalalkan segala cara.

Usaha- usaha yang Dianjurkan untuk Memperoleh Keturunan

  1. Berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Terutama dengan banyak-banyak beristigfar.
  2. Sabar, optimis, dan komunikasi yang baik antar suami-istri untuk memutuskan suatu terapi.
  3. Berperilaku hidup sehat, meliputi:
    1. Diet (pola makan) yang sehat
      • Jumlah asupan kalori ditujukan untuk mencapai berat badan ideal.
      • Karbohidrat kompleks merupakan pilihan dan diberikan secara terbagi dan seimbang, sehingga tidak menimbulkan puncak glukosa darah yang tinggi setelah makan.
      • Mengandung sedikit lemak jenuh dan tinggi serat larut.
    2. Latihan jasmani
      • Latihan jasmani teratur dapat memperbaiki kendali glukosa darah, serta mempertahankan atau menurunkan berat badan.
      • Latihan jasmani yang dianjurkan adalah dikerjakan sedikitnya selama 150 menit/minggu dengan latihan aerobik sedang (50—70% denyut jantung maksimal*), atau 90 menit/minggu dengan latihan aerobik berat (mencapai denyut jantung >70% maksimal). Latihan jasmani dibagi menjadi 3-4 kali aktivitas per minggu.
        *) Denyut jantung maksimal: 220-umur: contoh: seseorang berumur 50 tahun, denyut jantung maksimalnya adalah 220-50=170 denyut/menit.

Referensi:

  • Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2006.
  • Seleksi Pasutri Pada Kasus Infertilitas, oleh: H. Soehartono DS.
  • Skor Infertilitas Surabaya (Berdasarkan Faktor Risiko), oleh: Samsul Hadi.
  • Vitahealth. 2008. Infertil: Informasi Lengkap Untuk Penderita dan Keluarganya. Jakarta: Gramedia.
  • www.kesrepro.info.net
  • www.klinikyasmin.co.id
  • www.mhhe.com
  • www.wikipedia.com

***

Penulis: dr. Ian Danny Kurniawan (Abu ‘Ammar)
Artikel muslimah.or.id

15 Penyebab Infertilitas Wanita dan cara mengatasinya

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Bila pasangan sulit memiliki anak, di masyarakat kita seringkali yang paling disalahkan adalah pihak istri. Meskipun tuduhan itu tidak selalu benar, tetapi memang risiko infertilitas pada wanita dua kali lipat infertilitas pada pria. Sekitar 40 persen ketidakmampuan pasangan untuk memiliki keturunan disebabkan oleh pihak istri. Sementara, hanya 20 persen yang disebabkan ketidakmampuan suami.

Berikut adalah 15 penyebab utama infertilitas wanita:
1. Tuba Falopi Tersumbat atau Rusak

Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh salpingitis (peradangan tuba falopi). Selain membuat sulit hamil, salpingitis juga dapat menyebabkan kehamilan di luar kandungan (ektopik). Penyakit menular seksual (PMS) klamidia dapat menyumbat saluran tuba falopi yang menyulitkan keluarnya sel telur. Sekitar 70% sumbatan tuba falopi disebabkan oleh infeksi klamidia.
2. Endometriosis

Endometriosis adalah pertumbuhan abnormal jaringan implan di luar uterus, yang normalnya hanya tumbuh di uterus. Endrometriosis dapat menghalangi proses konsepsi dan perlekatan embrio di dinding uterus.
3. Kelainan Hormon

Kekurangan hormon lutein dan hormon perangsang folikel dapat menyebabkan sel telur tidak dapat dilepaskan (ovulasi). Kelainan kelenjar hipotalamus-pituitari juga dapat menyebabkan anomali hormonal yang menghalangi ovulasi.
4. Tumor Pituitari

Tumor yang biasanya jinak ini dapat merusak sel-sel pelepas hormon di kelenjar pituitari yang membuat siklus menstruasi terhenti pada wanita atau produksi sperma menurun pada pria.
5. Kelebihan Prolaktin (Hiperprolaktinemia)

Prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Kelebihan hormon prolaktin dapat mengganggu ovulasi. Bila seorang wanita banyak mengeluarkan ASI meskipun tidak sedang menyusui, kemungkinan dia menderita hiperprolaktinemia.
6. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).

Sindroma ini ditandai banyaknya kista ovarium dan produksi androgen (hormon laki-laki) berlebihan, terutama testosteron. Akibatnya, sel telur sulit matang dan terjebak di folikel (tidak ovulasi).
7. Menopause Prematur

Menopause prematur terjadi bila wanita berhenti menstruasi dan folikel ovariumnya menyusut sebelum usia 40 tahun. Kelainan imunitas, radioterapi, kemoterapi dan merokok dapat memicu kelainan ini.
8. Tumor Rahim (Uterine Fibroids)

Tumor jinak di dinding rahim ini sering dijumpai pada wanita usia 30-40 tahun. Tumor ini dapat menyebabkan infertilitas bila menghalangi tuba falopi dan perlekatan telur yang sudah dibuahi di dinding rahim.
9. Adesi

Adesi (adhesion) adalah sekelompok jaringan skar yang saling berkait sehingga menyatukan dua permukaan organ yang normalnya saling terpisah. Adesi yang melibatkan tuba falopi karena infeksi atau pembedahan dapat menghalangi fungsi ovarium dan tuba falopi.
10. Kelainan Kelenjar Tiroid

Kelainan ini menyebabkan kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang mengacaukan siklus menstruasi.
11. Kelainan Anatomi Bawaan

Kelainan bawaan pada organ reproduksi dapat menyebabkan infertilitas. Kelainan yang disebut Mullerian agenesis ditandai dengan tidak berkembangnya vagina atau rahim. Wanita dengan kelainan ini masih dapat punya anak melalui bayi tabung dengan “menyewa” rahim wanita lain.
12. Merokok

Merokok dapat membahayakan ovarium dan mengurangi jumlah/kualitas sel telur. Riset menunjukkan wanita perokok cenderung mengalami menopause lebih awal.
13. Stres

Neurotransmiter (pengirim pesan kimiawi) bekerja di kelenjar hipotalamus untuk mengendalikan hormon-hormon reproduksi dan stres. Tingkat hormon stres yang tinggi dapat mengganggu sistem reproduksi.
14. Terlalu Kurus atau Terlalu Gemuk

Wanita yang terlalu kurus, misalnya para atlet maraton atau penderita anorexia, dapat kehilangan fungsi reproduksinya. Kegemukan dapat menyebabkan infertilitas dengan berbagai cara. Policystic ovarian sydrome (PCOS), misalnya, lebih sering terjadi pada wanita yang kegemukan.
15. Faktor Lingkungan

Herbisida, pestisida, limbah industri dan polusi lainnya dapat mempengaruhi fertilitas. Phtalate, zat kimia untuk melunakkan plastik, diduga dapat mengganggu fungsi hormon-hormon tubuh.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Cara Menyembuhkan Infertilitas Wanita

Infertilitas adalah kondisi serius yang mencegah pasanga darimemiliki anak. Reproduksi adalah fungsi dasar dari setiap mahluk hidup dan kurangnya ia menimbulkan perasaan tidak mampu di antara kita.

Kemandulan dapat terwujud dalam laki-laki dan perempuan karena berbagai sebab. Artikel ini membahas bagaimana menyembuhkan infertilitas wanita.

Menentukan penyebab dan faktor adalah langkah pertama dalam cara mengobati infertilitas perempuan. Ada banyak penyebab infertilitas perempuan. Bisa fisik, seperti ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh obesitas dan malnutrisi. Meningkatnya usia juga merupakan faktor fisik yang besar dalam penurunan kesuburan pada wanita. Seringkali, penyebab infertilitas wanita adalah patologis atau disebabkan oleh penyakit. Penyakit menular seksual seperti Chlamydia serius dapat mengganggu kesuburan seorang wanita. Sebuah penyakit seksual tidak menular seperti kanker serviks tidak hanya menyebabkan infertilitas tetapi juga bisa berakibat fatal. Penyakit jantung tidak dapat secara langsung mempengaruhi kesuburan wanita tetapi dapat memiliki risiko serius untuk kehamilan. Penyakit seperti HIV yang dapat ditularkan dari ibu ke anak mencegah pasangan untuk punya bayi sama sekali.

Ada banyak cara bagaimana menyembuhkan infertilitas perempuan. Pendekatan non-medis untuk menyembuhkan infertilitas serta banyak masalah kesehatan lainnya adalah memiliki gaya hidup bersih dan sehat. Gizi tepat mencegah kekurangan gizi atau obesitas dan mempromosikan keseimbangan hormon yang tepat penting untuk menjadi subur. Tindakan yang tidak begitu sederhana dari berhenti merokok dapat secara dramatis meningkatkan kemungkinan menjadi subur serta secara dramatis mengurangi kemungkinan kanker paru-paru. Rencana untuk mejadi orang tua yang tak tertunda dalam usia pertengahan 20 an hingga awal 30-an juga meningkatkan kemungkinan pembuahan.

Abstain dari perilaku seksual menyimpang adalah jawaban yang baik untuk pertanyaan tentang bagaimana menyembuhkan infertilitas perempuan. Sering mengubah pasangan seksual, seks anal, seks yang tidak aman dapat menyebabkan berbagai penyakit menular seksual dan bahkan trauma pada alat kelamin.

Berikutnya adalah cara mengobati infertilitas perempuan melalui perawatan medis. Infertilitas Patologis atau non-patologis bisa diobati dengan deteksi dini melalui kunjungan rutin ke dokter kandungan atau dokter reproduksi. Infertilitas Patologis dapat diobati melalui pengobatan atau operasi. Infertilitas Non-patologis bisa diobati dengan obat kesuburan, peralatan medis dan beberapa operasi juga.


Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Rabu, 06 Oktober 2010

CARA PALING CEPAT ALAMI ILMIAH DAN SESUAI SUNNAH MENGATASI GANGGUAN KESUBURAN PADA PRIA DAN WANITA

GANGGUAN KESUBURAN

PADA WANITA

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Artikel ini ditulis ulang dari buku Obat Tradisional untuk pasangan suami istri karanagn Hardi Soenanto dan Sri Kuncoro terbitan Kompas Gramedia

Ketidaksuburan atau infertilitas sering dialamatkan pada wanita (sang istri). Seolah-olah bila menjumpai pasangan suami istri telah menikah beberapa tahun dan belum juga dikaruniai momongan, klaim yang pertama-tama selalu ditujukan pada sang istri, dikatakan istrilah penyebab kamandulan. Padahal menurut hasil penelitian penyebab kemandulan karena istri 60 persen, kemandulan karena suami 40 persen. Pengertian kurang subur (mandul0 menurut para dokter kandungan dan kebidanan adalah apabila suami istri sudah menikah selama satu tahun atau lebih dan melakukan hubungan suami istri secara teratur tanpa menggunakan kontrasepsi belum juga mendapat anak. Saat itulah pasangan suami istri perlu mewaspadai mengapa buah hati yang diidam-idamkan belum juga kunjung tiba, dan sebaiknya sudah harus memeriksakan diri ke dokter atau laboratorium.

Kesuburan atau fetilitas sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya adanya gangguan fungsi kelenjar hipotalamus dan hipofisis yang memproduksi hormone FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone), atau gangguan pada organ-organ reproduksi baik organ reproduksi wanita maupun pria, adanya infeksi, penyumbatan, kista di rahim, atau indung telur akan berdampak terhadap kesuburan wanita. Tidak adanya sel telur atau lemahnya sel telur serta rendahnya kualitas sel telur juga dapat memengaruhi pada kesuburan.

Faktor Risiko

Wanita memiliki faktor risiko mengalami gangguan kesuburan selain karen faktor hormonal maupun gangguan reproduksi, seperti :

1. Kegemukan

Pengertian kegemukan adalah bila berat badan 20% lebih daripada berat badan normal. Misalnya berat badan ideal seharusnya 50 kg dan ternyata seseorang memiliki berat badan 60 kg, berarti mengalami kegemukan (obesitas). Keadaan berat tubuh yang berlebih terjadi peningkatan hormone estrogen yang akan berpengaruh pada siklus haid, misalnya haid tidak lancar. Selain itu lemak tubuh yang berlebihan dapat menekan organ-organ dalam tubuh sehingga mempersulit kerja organ reproduksi (dini Kasdu). Meskipun disinyalir ketidakteraturan menstruasi bukan jaminan sukar mendapatkan anak, tetapi masalah tersebut akan mempersulit menentukan hari subur bagi wanita.

2. Lingkungan Hidup

Secara tidak langsung lingkungan di mana seseorang tinggal dapat memengaruhi ketidaksuburan seseorang wanita maupun pria. Misalnya polusi udara yang mengandung pertikel-partikel kimia bila dihisap secara terus-menerus, setiap hari bahkan dalam jangka panjang akan berpengaruh pada kualitas sel telur maupun sel sperma. Polutan dari sampah, debu jalanan, resapan limbah pabrik yang mencemari lingkungan, semua dapat menimbulkan bakteri yang dapat menjadi masalah terhadap kesuburan.

3. Stres

Masalah psikis cukup berpangeruh berpengaruh terhadap kesuburan, baik dialami pria (suami) maupun wanita (istri). Kecemasan yang dialami secara berkepanjangan, ketegangan urat saraf, masalah-masalah intern keluarga dan di luar keluarga bila terus – menerus terjadi akan memiliki risiko terhadap kesuburan. Bila ini terjadi pada wanita biasanya akan berpengaruh pada siklus haid, tak ada gairah untuk melakukan hubungan dan bahkan sampai pada terjadi gangguan ovulasi. Juga bila masalah psikis ini dialami pria yang bersangkutan dapat mengalami gangguan ereksi, gangguan pada sel sperma, misalnya kualitas sperma yang kurang baik, dan sebagainya.

4. Gizi Buruk

Idealnya makanan yang dikonsumsi harus seimbang, artinya terpenuhi unsur karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin, dengan porsi yang cukup. Apabila makanan kurang memenuhi syarat juga akan berisiko terhadap kesuburan yang bisa disebabkan dari pihak istri maupun suami. Gizi yang baik tidak selalu harus dari bahan-bahan makanan yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti sayur-sayuran, buah-buahan. Makanan-makanan tertentu yang dapat menunjang kesuburan perlu dikonsumsi secara teratur, misalnya makanan yang banyak mengandung vitamin E dan C. Menu-menu makanan bergati-ganti setiap hari sangat dianjurkan, supaya kecukupan akan gizi terpenuhi.

Penyebab

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan pada wanita, misalnya faktor-faktor berikut ini :

1. Hormonal

Zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yang tugasnya mengatur homeostatis, reproduksi, metabolism dan perilaku disebut hormon. Gangguan yang bersifat hormonal adalah ketidakseimbangan hormon wanita yang memengaruhi kesuburban. Untuk mengahasilkan sel telur dan ovulasi dipengaruhi oleh kerja hormone (Dini Kasdu, 2003, dalam bukunya Kiat Sukse Pasangan Memperoleh Keturunan).

Adanya gangguan fungsi kelenjar hipotalamus dan hipofisis di otak, maka mengakibatkan ketidakseimbangan hormon estrogen, maupun hormon progesteron, bisa terjadi karena kelebihan atau kekuarangan pada masing-masing hormon tersebut sehingga berpengaruh pada gangguan siklus haid, misalnya tidak mendapat menstruasi, tidak teratur, dan akibat lain gangguan pada pematangan sel telur. Gangguan hormonal juga terkait mengalami depresi, mengalami tekanan-tekanan akan memengaruhi kerja hormon.

2. Patologis (karena penyakit)

Gangguan kesuburan yang disebabkan karena adanya penyakit di antar salah satu organ reproduksi, adalah sebagai berikut :

a. Gangguan Indung Telur

Indung telur atau ovarium tugasnya memproduksi sel telur, hormon estrogen dan progesterone. Sel telur matang akan dikeluarkan dari indung telur setiap bulan sekali menuju ke saluran telur. Lepasnya sel telur disebut ovulasi. Apabila indung telur mengalami gangguan, ovulasi bisa saja tidak terjadi (an ovulasi). Bila seorang wanita tidak mengalami ovulasi bisa dipastikan tidak akan terjadi kehamilan. Terhentinya ovulasi bisa disebabkan tidak mengalami menstruasi, dan ujung-ujungnya adalah adanya gangguan fungsi kelenjar hipotalamus tersebut. Gangguan lain pada organ indung telur karena adanya kista di bagian tersebut, yaitu sebuah benjolan yang berisi cairan, bisa berupa nanah atau darah. Kista di indung telur umumnya digolongkan sebagai tumor jinak. Apabila kista indung telur ini tidak segera diatasi maka akan berdampak pada masalah kesuburan.

b. Gangguan Saluran Telur

Saluran telur adalah tempat bertemunya antara sel sperma dan sel telur. Apabila saluran tersebut mengalami gangguan, akibatnya pertemuan sel telur dan sel sperma tidak dapat terjadi. Penyebab gangguan sel telur di antaranya adalah adanya penyumbatan karena terjadi peradangan, infeksi sehingga dapat merusak dinding pada saluran tersebut. Supaya sel telur yang dibuahi sehat dan berhasil baik munuju rahim, maka saluran itu harus dalam keadaan baik, bebas hambatan sehingga kehamilan dapat diwujudkan.

c. Gangguan Rahim

Ketidaksuburan (infertilitas) bisa disebabkan oleh gangguan rahim. Misalnya adanya infeksi atau adanya tumor rahim. Infeksi bisa berawal dari vagina kemudian menjalar ke indung telur sampai pada rahim. Demikian tumor yang menempel dinding rahim akan berpengaruh pada sel telur yang telah dibuahi. Supaya hasil pembuahan dapat berlangsung aman sampai kehamilan dan bahkan sampai sang janin dibesarkan di tempat tersebut maka keadaan rahim harus benar-benar dalam keadaan normal.

d. Infeksi

Infertilitas bisa disebabkan oleh infeksi. Penyakit peradangan yang disebabkan infeksi berasal dari vagina. Organ reproduksi wanita yang letaknya paling luar rentan terhadap kuman-kuman dari luar, misalnya pada saat membersihkan vagina menggunakan air tercemar maka kuman atau bakteri dari sumber air tersebut dapat menimbulkan gangguan peradangan di vagina kemudian kuman itu masuk ke bagian rahim, saluran telur atau bahkan sampai pada indung telur. Hal ini jelas akan mengganggu organ reproduksi lainnya dan berakibat gangguan kesuburan. Bagian-bagian vital wanita bila terkena infeksi akan berakibat terjadi penyumbatan di berbagai tempat misalnya di saluran telur, indung telur sehingga proses pematangan sel telur, bertemunya sel telur dengan sep sperma akan mengalami gangguan. Demikian pula infeksi akan memengaruhi ovulasi, siklus haid, dan sebagainya, yang semua itu akan berpengaruh pada kesuburan.

Gejal yang dapat dirasakan apabila organ reproduksi menalami gangguan infeksi adalah rasa nyeri di bagian panggul, demam tinggi, sakit di bagian perut bawah, sakit kepala. Kasus gangguan kesuburan karena infeksi cukup banyak dialami di Indonesia.

e. Endometriosis

Suatu keadaan penyakit di mana jaringan selaput lender rahim (endometrium) tumbuh di luang rongga rahim (Dini Kasdu, 2003). Menurut Erin Yulinah, ahli farmasi dan Ketua Unit Farmakologi dan Toksikologi ITB, endometriosis adalah gangguan endometrium pada lokasi ekstra ulterin yang dapat menyebabkan pendarahan seperti menstruasi dan terjadi peradangan endometrium. Dari data diAmerika Serikat, 40 – 50% wanita yang infertile (sulit punya anak) ternyata menderita endometrium. Suatu jaringan ang tumbuh tidak normal di bagian organ reproduksi ini berupa benjolan kecil berwarna cokelat kehitaman, seperti tumor tetapi jinak.

Gejala yang sering muncul pada penderita endometriosis adalah nyeri saat menstruasi, sakit di bagian panggul, haid yang tidak teratur, pendarahan cukup banyak pada saat haid, kurang subur.

3. Psikologis

Faktor psikis (kejiwaan) ternyata berpengaruh pada kesuburan. Tekanan hidup, stress, kecemasan, kelelahan fisik maupun psikis akan memengaruhi proses kerja kelenjar hipotalamus dan hipofisis sehingga hormon-hormon wanita juga akan mengalami ganggauan. Hormone estrogen maupun progesterone yang dikendalikan di otak tidak dapat bekerja secara normal dan dapat mengakibatkan gangguan kesuburan. Depresi, stress yang berkepanjangan tidak saja memengaruhi kesuburan, tetapi juga menurunnya daya tahan tubuh sehingga segala gangguan berupa penyakit mudah menyerang, karena lemahnya antibodi tubuh.

GANGGUAN KESUBURAN

PADA PRIA

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Artikel ini ditulis ulang dari buku Obat Tradisional untuk pasangan suami istri karanagn Hardi Soenanto dan Sri Kuncoro terbitan Kompas Gramedia

Sebagian besar pasangan suami istri menginginkan kehadiran sang buah hati (anak). Tetapi ternyata dari hasil penelitian menyebutkan bahwa 10% di antara pasangan suami istri sulit punya anak. Dari angka tersebut, 30 persennya disebabkanoleh pria.

Faktor Risiko

Faktor risiko terjadinya gangguan kesuburan pada pria adalah sebagai berikut :

1. Kegemukan

Pria berbadan gemuk (obesitas) lebih berisiko sulit punya anak jika dibandingkan pria berbadan ideal. Kegemukan identik dengan kelebihan lemak tubuh, lemak tubuh akan memengaruhi suhu badan termasuk suhu di bagian testis, suhu tinggi di testisdapat memengaruhi kuantitas dan kualitas sperma. Salah satu syarat terjadinya pembuahan bisa gagal. Selain itu tubuh gemuk akan memengaruhi bekerjanya testis sehingga dapat mengakibatkan ejakulasi dini pada saat berhubungan badan.

2. Stres

Tanggung jawab sebagai seorang pria yang identik sebagai si pencari nafkah untuk keluarganya, serta kesibukan kerja, konflik antarsesama acap kali menimbulkan stress. Apabila stres terus-menerus menghinggapi pikirannya maka dapat berakibat pada gangguan kesuburan. Depresi, tekanan-tekanan, kecemasan akan berpengaruh pada proses kerja kelenjar pituitari di bagian otak sehingga memengaruhi pula hormon testoreron. Akibat stres, pengaturan hormone testoteron akan terganggu dan selanjutnya organ reproduksi pun mengalami gangguan, misalnya gangguan ereksi, atau tak ada gairah libido.

3. Lingkungan Hidup

Pencemaran lingkungan dari sampah, polusi, limbah industry diatas baas toleransi dapat mengancam kesehatan tubuh, dan juga suhu yang terlalu panas diruang kerja tertutup juga dapat berpengaruh pada kesehatan khususnya organ reproduksi maupun jumlah dan kualitas sperma. Jenis pekerjaan berat, misalnya mengangkat, memikul yang dilakukan secara terus-menerus juga dapat memicu gangguan kesuburan.

Penyebab

Infertilitas (ketidaksuburan) pada pria bisa disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:

1. Hormonal

Produksi sperma, baik menyangkut kualitas maupun kuantitas dipengaruhi oleh kerja hormon. Apabila ada gangguan pada kelenjar pituitaria, maka produksi sperma di testis juga akan mengalami gangguan. Agar bisa terjadi pembuahan (pertemuan antara sel telur wanita dengan sel sperma pria) dibutuhkan jumlah sperma yang cukup dan sel sperma yang berkualitas. Bila salah satu atau keduanya tak terpenuhi, maka pembuahan tak akan berhasil. Untuk dapat membuahi sel telur wanita, dibutuhkan sedkitnya 20 juta sel sperma laki-laki, namun apabila jumlahnya kurang dari 20 juta ketika melakukan hubungan badan, maka kemungkinan sel sperma gagal untuk membuahi.

2. Jumlah dan Kualitas Sperma

Gangguan pada sperma yang menyangkut jumlah serta kualitas, tidak saja dipengaruhi oleh fungsi hormonal saja, tetapi ada pengaruh lainnya seperti karena penyakit kencing manis, depresi atau stres, gangguan di testis (tidak turun/menggantung di tubuh), dan sebagainya. Dari salah satu penyebab tersebut mengakibatkan ketidaknormalan sperma. Misalnya bentuk sperma dan gerakan (motilitas) yang lambat saat mencapai tempat pembuahan, jumlahnya yang tidak mencukupi atau kualitas kurang baik. Jadi gangguan pada sperma dapat mengakibatkan pria infertile (kurang subur).

3. Infeksi

Infeksi dapat menyerang di bagain testis maupun pada salurannya, bila ini terjadi maka akan mengganggu produksi sel sperma (karena sperma di hasilkan dari testis). Infeksi dapat bersumber dari luar, misalnya penyakit sifilis, kencing nanah karena sering berganti pasangan, kurang menjaga kebersihan alat vital, dan pada akhirnya akan mengganggu kesuburan.

4. Penyumbatan

Penyumbatan di bagian saluran dari testis menuju ke penis sebelum sperma dikeluarkan melalui ejakulasi, dapat mengakibatkan terjadinya peradangan maupun infeksi, yang akhirnya memengaruhi kualitas sperma, seperti ketidaknormalan bentuk sperma, kesehatan sel sperma, mut dan jumlah sel sperma.

5. Disfungsi Ereksi

Gangguan ereksi lebih dikenal dengan istilah impoten, yaitu ketidakmampuan penis untuk meregang/membesar. Meskipung gangguan ereksi ini tidak secara langsung berhubungan dengan gangguan kesuburan pada pria, etapi dengansulitnya penis untuk bisa meregang dan berejakulasi dapat dipastikan terjadi kegagalan sperma untuk bertemu sel telur. Padahal supaya terjadi pembuahan harus ada konsepsi (bertemunya sel sperma dengan sel telur).

6. Penyakit

Penyakit-penyakit tertentu yang dialami pria memengaruhi organ reporduksi pria, misalnya penyakit kencing manis, jantung, dan darah tinggi. Kencing manis pada tingkatan tertentu akan berpengaruh pada gangguan seksual, yaitu impotensi. Demikian penyakit jantung, karena gangguan arteri, maka suplai darah ke bagian penis menjadi terganggu sehingga dapat mengalami impotensi.

7. Stres

Stress, kelelahan fisik dan mental, depresi, dapat memengaruhi organ reproduksi pria, misalnya ejakulasi dini maupun impotensi. Meskipun stres tidak secara langsung berakibat pada gangguan kesuburan, tetapi dengan munculnya keluhan seksual ujung-ujungnya adalah mengganggu fertilitas si penderita. Selain itu stress akan memengaruhi kuantitas serta kualitas sperma.

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

KONSEP PENGOBATAN

Salah satu pengobatan untuk mengatasi gangguan kesuburan (infertilitas) dapat ditempuh dengan menggunakan tanama obat. Dari berbagai pengalaman di lapangan sudah banyak pasangan suami istri berhasil memiliki buah hati melalui tangan-tangan pengobat herbal. Meski pengobatannya memakai cara-cara tradisional, tetapi metodenya tetap menggunakan dasar-dasar ilmiah seperti layaknya cara medis.

Terapi dengan Tanaman Obat

Konsep pengobatan pada gangguan kesuburan dilakukan berdasarkan kasus per kasus. Artinya setiap pasangan suami istri tidak selalu sama penyebabnya. Ada yang disebabkan oleh penyakit, ada yang disebabkan oleh stres, ada yang karena pengaruh hormonal. Masing-masing akan diberikan pengobatan sesuai hasil diagnosisnya.

Ada 3 tahap pengobatan terhadap gangguan kesuburan baik yang disebabkan oleh wanita ataupun pria.

Gangguan Kesuburan

Yang Disebabkan oleh Wanita

Tahap pengobatan 1 :

Ramuan tanaman obat diberikan untuk diminum jangka waktu antara 2–4 minggu, tujuannya mengantasipasi gangguan penyumbatan di saluran organ reproduksi wanita, mengantisipasi adanya gangguan infeksi, mengantisipasi gangguan hormonal seperti masalah menstruasi, serta pengantisipasi adanya kista, mioma, endometriosis, dan lainnya. Tujuan akhri pengobatan tahap pertama ini adalah membersihkan organ reproduksi, menormalkan fungsi mentruasi dan mengatasi penyakit. Tanaman obat yang diberikan memiliki afek farmakologi : antivirus, antipiretik (antidemam), sitostatika (obat antikista/kanker), anti inflamasi (anti radang) dan anti infeksi.

Tahap Pengobatan 2

Ramuan tanaman obat diberikan untuk diminum selama 3-4 minggu, kelanjutan pengobatan tahap pertama. Tujuan pemberian ramuan pada tahap kedua ini adalah menyuburkan danmenguatkan sel telur, agar sel telur berfungsi dengan baik. Tanaman obat yang diberikan memiliki efek sebagai penyegar tubuh (analeptic), meningkatkan daya tahan tubuh (immunomodulator), serta pemicu pertumbuhan sel telur.

Tahap Pengobatan 3

Ramuan tanaman obat diberikan untuk diminum selam 3-4 minggu, kelanjutan pengobatan tahap kedua. Tujuan pemberian ramuan pada tahap ini adalah menyiapkan fungsi rahim dengan baik, serta menguatkan rahim. Taman obat yang diberikan memiliki efek: merangsang daya tahan tubuh (adaptogen), dan tonikum, memperkuat tanaga.

Gangguan Kesuburan

Yang Disebabkan oleh Pria

Tahap Pengobatan 1

Ramuan tanaman obat diberikan untuk diminum selam 3-4 minggu, tujuannya mengantisipasi bila ada gangguan penyakit, seperti infeksi, peradangan, penyumbatan, dan penyakit lainnya, ramuan yang bersifat membersihkan saluran sperma. Tanaman obat yang diberikan dipilih yang memiliki efek : anti peradangan, antiinfeksi, mengatasi penyumbaan, antibakteri, antijamur, analgesic (penghilang rasa sakit), memperkuat jaringan tubuh yang rusak.

Tahap Pengobatan 2

Ramuan tanaman obat diberikan untuk diminum selama 3-4 minggu, kelanjutan tahap pengobatan 1. Tujuan pemberian ramuan pada tahap ini adalah manjaga dan meningkatkan stamina serta melancarkan sirkulasi darah. Tanaman obat yang diberikan dipilih yang memiliki efek: antikoagulan (melancarkan bekuan darah), aprodisiak (meningkatkan gairah seksual), tonik (menciptakan kemampuan tubuh menghasilkan tenaga).

Tahap Pengobatan 3

Ramuan tanaman obat diberikan untuk diminum selama 3-4 minggu, merupakan kelanjutan tahap pengobatan kedua. Tujuan pemberian ramuan pada tahap ini adalah meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Tanaman obat yang diberikan dipilih yang memiliki efek : meningkatkan daya gerak (mortilitas) sperma, serta memicu pertumbuhan sperma.

Catatan:

Cara Minum Ramuan

Baik untuk pria maupun wanita, setiap selesai minum ramuan pada tahap pertama, lakukan jeda selama 3 hari (istirahat tidak minum ramuan selama 3 hari), kemudian baru dilanjutkan minum ramuan tahap kedua, lakukan jeda lagi selama 3 hari, demikian seterusnya. Tujuannya memberikan istirahat tubuh khususnya pada lambung.

Terapi Pendukung

Untuk menunjang keberhasilan mengatasi gangguan kesuburan, perlu dilakukan terapi pendukung, yaitu pijat refleksi. Pijat refleksiadalah sistem pemijatan yang dilakukan pada telapak kaki atau bagian dari tubuh lainnya dengan cara menekan titik-titik refleks pada organ yang mengalami gangguan atau sakit. Segala macam gangguan atau penyakit khususnya gangguan reproduksi wania atau pria dapat diatasi dengan pemijatan pada titik-titik tertentu. Tujuan pijat refleksi adalah menormalkan peredaran darah, menjaga stamina tubuh agar selalu sehat dan bugar, melancarkan sumbatan yang ada di bagian pembuluh darah, memperbaiki dan menormalkan fungsi metabolism tubuh sehingga setiap organ tubuh dapat berfungsi bekerja dengan baik.

Pijat refleksi dikenal dengan istilah lain terapizona atau accupresur, bekerjanya berdasarkan hukum sebab akibat. Sebagai contoh kasus: gangguan impotensi; untuk menentukan terapi pijat harus terlebih dahulu diketahui apa penyebab impotensi tersebut. Impotensi dapat terjadikarena adanya gangguan kelenjar pituitaria, kelenjar thyroid, kelenjar adrenal, ginjal, testis, dan prostat. Bagian-bagian itulah yang akan mendapat perawatan dengan sistem pemijatan melalui refleksi ditelapak kaki.

Upaya Pencegahan

Bila sudah diketahui faktor-faktor risiko, penyebab terjadinya gangguan kesuburan, gangguan dan penyakit yang mungkin timbul pada organ-organ reproduksi pria maupun wanita, maka upaya pencegahan atau usaha-usaha yang perlu dilakukan supaya pasangan suami istri dikaruniai si buah hati, adalah sebagai berikut:

· Membiasakan pola hidup bersih, selalu menjaga dengan baik organ reproduksi, dan kebersihan tubuh pada umumnya.

· Berusaha mengendalikan stres, misalnya menerima dengan sukacita, saling membutuhkan dan saling mengasihi, tanpa ada rasa paksaan.

· Lakukan hubungan seksual suami istri dengan baik dan benar, secara rutin di saat masa subur istri.

· Selalu menjaga stamina dan kebugaran tubuh kedua pasangan, dengan cara rajin berolahraga secara teratur dan terukur.

· Makan makanan yang seimbang nilai gizinya, terpenuhi unsur karbohidrat, vitamin, mineral, lemak.

Dianjurkan makan makanan yang bervariasi, teruatama perlu mengonsumsi suplemen vitamin, terutama vitamin C dan E dan makanan yang mengandung mineral seng.

· Selalu berpikir positif.

· Mengatur waktu dengan sebaik-baiknya, antara waktu kerja, istirahat.

· Menjaga berat badan ideal.

· Menjaga kesehatan dengan baik, bila ada gangguan penyakit segera diatasi.

· Rajin berdoa dan beribadah.

Bin Muhsin Powder Datse LollenSerbuk pucuk bunga kurma dipercaya manjur bisa mengatasi:* Kemandulan bagi suami istri* Menambah hormon laki-laki dan menambah jumlah serta mengentalkan sperma laki-laki* Menambah keharmonisan pasutri* Menambah stamina* Menambah kemampuan seksual* Mempermudah kehamilan secara ajaib Dapat dibeli secara online di www.binmuhsingroup.com Situs resmi www.binmuhsinpowderdatselollen.blogspot.com UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id