XAMTHONE PLUS BANDUNG DAN JAWA BARAT


BANDUNG : AKHMAD YANI HP: 087822067787; Jl. Situ Lengkong No:15 Kel:Cijagra Rt:03 Rw:03 Kec:Lengkong Buah Batu, Bandung
BANDUNG : ASEP SAEFUDIN HP: 081572023453 TLP: 022-4211874; JL. JAWA NO:40 BANDUNG
INDRAMAYU : CONNI RAHARJA HP: 081802333678 TLP: (0234)271202 . Jl. Jendral A Yani No:105/D Indramayu
KOTA BANJAR PATROMAN : Asifudin Muhsin HP: 08567664321 Jl. Astana Rt/Rw: 04/03 Sukahurip Langensari Banjar JABAR
Tampilkan postingan dengan label SERBA SERBI CUKA APEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SERBA SERBI CUKA APEL. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2011

CUKA APEL

Cuka apel (apple cider vinegar) adalah cairan hasil fermentasi buah apel segar. Mengandung pektin, jenis serat larut air yang dapat mengikat kelebihan kolesterol dan logam berat dalam saluran usus dan membuangnya ke luar.

Konon orang Mesir zaman dahulu memanfaatkan cuka apel untuk mengatasi masalah berat badan. Cuka apel juga sudah digunakan sejak ratusan tahun untuk mengurangi nyeri pada artritis, mengobati sakit tenggorokan, jerawat dan gangguan kulit lainnya, hipertensi, rambut berketombe, kulit terbakar matahari, peningkatan kadar kolesterol.

Walaupun aroma dan rasanya asam, CUKA APEL TIDAK MENINGKATKAN KEASAMAN TUBUH. Dengan catatan, PRODUK HARUS DIBUAT SECARA ORGANIK DAN DIAMBIL DARI APEL YANG DITANAM SECARA ORGANIK PULA (tidak menggunakan pupuk dan pembasmi hama kimiawi). Produk cuka apel organik sudah dibuktikan aman dan efektif, termasuk digunakan untuk anak-anak.

Manfa'at
Cuka apel tidak membuat perut kita asam, karena bukan makanan pembentuk asam. Cuka apel mengandung zat-zat pembentuk basa, sehingga baik untuk membantu menjaga keseimbangan asam-basa tubuh.

Keseimbangan yang dibutuhkan tubuh kita adalah 80 persen basa dan 20 persen asam. Asam dalam keseimbangan asam-basa tidak ada kaitannya dengan rasa asam pada makanan. Asam pada keseimbangan asam-basa adalah nilai keasaman kimiawi suatu zat/larutan, dinyatakan sebagai pH. Sedangkan rasa asam pada makanan adalah jumlah isi/volume suatu zat dalam makanan yang membawa rasa asam. Ukuran yang digunakan adalah persentase isi atau persentase volume.

Makanan yang rasanya asam tidak selalu memiliki pH asam. Selain cuka apel, buah-buahan seperti jeruk, nanas, mangga, bahkan jeruk nipis dan jeruk lemon termasuk makanan pembentuk basa. Sebaliknya, makanan ber-pH asam tidak selalu rasanya asam. Daging yang dapat meningkatkan keasaman darah, rasanya sama sekali tidak asam. Faktor yang menentukan makanan termasuk pembentuk asam atau basa bukan rasa atau baunya, tetapi jenis kandungan mineralnya, kadar proteinnya, dan kadar airnya.

Keasaman dalam darah yang terlalu tinggi dapat menimbulkan kondisi yang disebut asidosis. Asidosis menyebabkan gangguan metabolisme, diikuti terjadinya pengentalan atau penggumpalan darah, salah gizi (malnutrisi), dan munculnya penyakit-penyakit degeneratif termasuk obesitas(kegemukan).

Selain untuk menambah cita rasa masakan dan mengempukkan daging, cuka apel sudah lama digunakan orang Barat untuk membuat berbagai ramuan tradisional. Antara lain untuk menjaga kelembapan kulit dan rambut, mengobati jerawat dan luka akibat sengatan matahari. Kombinasi cuka apel, kelp/kombu (jenis rumput laut berdaun lebar dan panjang), lesitin, dan vitamin B6 sudah digunakan orang selama puluhan tahun untuk menurunkan berat badan. Sayang belum ada data ilmiah mengenai hal ini.

Orang Romawi dahulu gemar meramu cuka apel dengan tanaman herba atau minyak esensial untuk perawatan kulit. Cuka apel berkhasiat bagi kulit karena mengandung unsur-unsur berkhasiat tonik yang dapat melancarkan sirkulasi darah dalam pembuluh darah halus pada jaringan kulit; antiseptik untuk mencegah penyebaran bakteri, virus, atau jamur yang dapat memicu infeksi; dan mengandung zat-zat nutrisi lain yang membantu membuang kelebihan lemak pada permukaan kulit dan mencegah kulit kering.

Efek Samping
Tidak menimbulkan efek samping selama cuka apel tersebut organik dan digunakan sesuai aturan.

Dosis
Dosis umum: ½ -1 sdm cuka apel dicampur dengan segelas air. Mium 2-3 kali sehari beberapa menit sebelum makan. Dosis ini juga dianjurkan bagi penderita artritis. Untuk luka akibat sengatan matahari, dinginkan cuka apel dan kompreskan langsung pada kulit sakit.

Cuka apel sebaiknya dikonsumsi beberapa saat sebelum makan. Bila belum biasa dengan rasanya, boleh ditambah 1 sdt madu atau jus buah sebagai pengganti air. Untuk anak-anak, cukup 1 sdt saja. Sebagian ahli menganjurkan minum ekstra air 2-3 gelas setelah minum cuka apel untuk lebih mempercepat pengeluaran racun dan lemak. Cuka apel juga boleh dicampurkan dalam masakan atau salad.

Dikutip dari "Info Ringkas" Majalah NIRMALA 11/V/November 2003 halaman 48.

Sebaik-baiknya tuak adalah cuka ( HR: Muslim - Ahmad ) Ya Allah berkahilah cuka karena ia adalah tuak para Nabi sebelumku ( HR: Ibnu Majah )Cuka apel bisa dibeli secara online di toko diskon www.binmuhsingroup.com Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-RomhainMade From the Whole AppleIsi : 500 mlNon Pasteurized, Non Diluted, Non DistilledMan & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino AcidsDibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapunUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

Senin, 01 Februari 2010

Cuka Apel, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Cuka Apel, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Dyah R Permatasari
| 11 Januari 2010 | 20:40
402
12
1 dari 1 Kompasianer menilai Bermanfaat.

Judul di atas mungkin akan dianggap berlebihan atau hanya plesetan dari sebutan yang selama ini ditujukan kepada para guru. Namun, bila anda memahami khasiat yang terkandung dalam cuka apel, maka penulis yakin bahwa kepala anda akan mengangguk-angguk tanda setuju dengan istilah di atas.

Sebenarnya khasiat cuka apel ini sudah terkuak ribuan tahun yang lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Hippocrates diakui menjadi orang yang pertama kali menemukan khasiat cuka apel di tahun 400 SM sebagai antibiotik dan antiseptik alami. Sebelumnya, cuka apel dikenal sebagai bahan pembersih yang sangat digdaya. Orang-orang Babilonia dulu menggunakan cuka apel sebagai pengawet makanan, namun Julius Caesar yang Agung memanfaatkan khasiat cuka apel untuk obat kuat para tentaranya saat berperang.

Cara pembuatan cuka apel sangatlah sederhana. Bahan mentahnya berupa apel segar yang dilumatkan dan kemudian dibiarkan berfermentasi di dalam drum kayu. Cuka apel yang alami akan berbentuk cairan yang agak kental, berwarna kecoklatan dan bila dilihat di bawah sinar akan tampak serat kecil-kecil yang disebut “ibu”. Semakin tua umur cuka tersebut, endapan “ibu” akan semakin tampak di dasar botol. Bila anda cium atau cicipi cuka apel ini rasa dan baunya akan terasa sangat menyengat, itu tandanya cuka tersebut alami. Cuka apel tak perlu disimpan di lemari es.

Sayang sekali saat ini cuka apel yang banyak dijual sudah tidak alami. Kebanyakan cuka apel tersebut telah mengalami proses destilasi dan tampak jernih. Itu sebenarnya akibat salah kaprah yang menganggap bahwa produk yang jernih adalah yang terbaik, padahal itu berakibat hilangnya daya khasiat cuka apel tersebut. Saat didestilasi, cuka apel akan mengalami pemanasan dan itu mengakibatkan hilangnya enzim dan mineral-mineral penting lainnya. Jadi, bila anda ingin membeli cuka apel yang berkhasiat, janganlah membeli cuka apel yang bening dan jernih, tapi belilah yang berwarna kecoklatan dan masih mengandung “ibu”.

Apa saja sebenarnya yang terkandung di dalam cuka apel? Ada pepatah Barat yang mengatakan “sebutir apel sehari menjauhkanmu dari dokter”. Pepatah tersebut benar adanya. Apel termasuk buah-buahan paling bergizi yang ada di dunia ini. Sebutir apel mengandung berbagai unsur yang diperlukan oleh tubuh, seperti Kalium, Fosfor, Natrium, Sulfur, Calcium, Magnesium, Besi, Silicon, dan masih banyak lagi unsur lainnya. Karena pembuatannya yang alami, semua unsur tersebut tetap terkandung di dalam cuka apel.

Khasiat terbesar dari cuka apel adalah kemampuannya mendetoksifikasi berbagai organ tubuh melalui aliran darah. Dia menghancurkan lemak dan endapan-endapan lain yang terdapat di dalam darah, sehingga melancarkan aliran darah di dalam tubuh. Kalium yang terkandung di dalamnya adalah unsur paling utama yang memberi khasiat pada cuka apel. Lancarnya aliran darah akan menjaga jantung anda tetap sehat dan tentunya mencegah anda menderita serangan jantung.

Karena khasiatnya yang melancarkan peredaran darah, maka cuka apel baik digunakan untuk mengatasi keluhan arthritis, tekanan darah tinggi, kelelahan, sakit pada menstruasi, bahkan untuk mengurangi obesitas. Cobalah anda buat minuman cuka apel dengan mencampurkan dua sendok teh cuka apel dengan dua sendok teh madu ditambah segelas air dan diaduk rata. Biasakanlah minum campuran tersebut dua sampai tiga kali sehari, maka anda akan terkejut mendapati khasiatnya. Jadikanlah cuka apel sebagai pahlawan tanpa tanda jasa bagi kesehatan anda sekeluarga. Selamat mencoba!


Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-Romhain
Made From the Whole Apple
Isi : 500 ml
Non Pasteurized, Non Diluted, Non Distilled
Man & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875
Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino Acids
Dibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapun
UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id