XAMTHONE PLUS BANDUNG DAN JAWA BARAT


BANDUNG : AKHMAD YANI HP: 087822067787; Jl. Situ Lengkong No:15 Kel:Cijagra Rt:03 Rw:03 Kec:Lengkong Buah Batu, Bandung
BANDUNG : ASEP SAEFUDIN HP: 081572023453 TLP: 022-4211874; JL. JAWA NO:40 BANDUNG
INDRAMAYU : CONNI RAHARJA HP: 081802333678 TLP: (0234)271202 . Jl. Jendral A Yani No:105/D Indramayu
KOTA BANJAR PATROMAN : Asifudin Muhsin HP: 08567664321 Jl. Astana Rt/Rw: 04/03 Sukahurip Langensari Banjar JABAR
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH CUKA APEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH CUKA APEL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

A Brief History of Apple Cider Vinegar

Sebaik-baiknya tuak adalah cuka ( HR: Muslim - Ahmad ) Ya Allah berkahilah cuka karena ia adalah tuak para Nabi sebelumku ( HR: Ibnu Majah )Cuka apel bisa dibeli secara online di toko diskon www.binmuhsingroup.com Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-RomhainMade From the Whole AppleIsi : 500 mlNon Pasteurized, Non Diluted, Non DistilledMan & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino AcidsDibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapunUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
====

A Brief History of Apple Cider Vinegar

From the beginning of recorded history, Apple Cider Vinegar has been utilized by all ancient civilizations, it is said that for at least 10,000 years Apple Cider Vinegar was used to treat various ailments. It is also reported to have been used as a healing elixir by Hippocrates (the father of Medicine) and has been found in Egyptian urns dating as far back as 3000 BC.

The Babylonians are said to have used it as a condiment and a preservative, whilst the Greeks and the Romans used it both for flavouring and healing purposes. Parisians during the middle ages used it as a deodorant and healing tonic and a preserver of youth.

Columbus had apple cider vinegar barrels on his sailing vessels to prevent scurvy. Japanese Samurai warriors apparently drank apple cider vinegar for strength and power, and it was used during the America civil war to disinfect and heal wounds. All in all very useful.

Kamis, 17 Maret 2011

SEJARAH CUKA APEL

Sebaik-baiknya tuak adalah cuka ( HR: Muslim - Ahmad ) Ya Allah berkahilah cuka karena ia adalah tuak para Nabi sebelumku ( HR: Ibnu Majah )Cuka apel bisa dibeli secara online di toko diskon www.binmuhsingroup.com Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-RomhainMade From the Whole AppleIsi : 500 mlNon Pasteurized, Non Diluted, Non DistilledMan & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino AcidsDibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapunUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Untuk benar-benar memahami asal-usul cuka sari apel, kita harus menggali cuka itu sendiri, dan bagaimana ia telah digunakan selama ribuan tahun.

Cuka telah digunakan dalam satu bentuk atau lain selama lebih dari 10.000 tahun. Saat ini digunakan untuk berbagai tujuan dan sepanjang zaman telah menjabat sebagai bumbu, pengawet, bantuan keindahan, membersihkan agen dan obat-obatan.

Kata cuka berasal dari bahasa Latin yang berarti vinum anggur dan makna acer asam. Dua kata ini digabungkan untuk membuat vinegre. Pada 5.000 SM Babel fermentasi buah kurma dan menciptakan sebuah cuka tanggal. Bangsa Romawi membuat cuka dari anggur, buah ara, kurma dan gandum hitam. Julius Caesar dan bala tentaranya akan minum cuka dan air untuk sifat antiseptik nya. Hippocrates, "bapak kedokteran", direkomendasikan cuka untuk pasien nya yang jatuh sakit. Cuka disebutkan dalam Alkitab beberapa kali baik di Perjanjian Lama dan Baru.

Banyak kebudayaan kuno yang digunakan cuka dan dihargai untuk manfaat obat. Itu digunakan untuk desinfektan luka dan untuk gigitan serangga dan gigitan ular. kompres Cuka sangat berguna untuk penyembuhan memar.

Sebagai obat modern berevolusi, orang mulai mencari alternatif, mencicipi sama efektif belum lebih baik rasa, pahit asam cuka lurus.

Orang-orang Mesir kuno secara umum diakui sebagai penemu cuka sari apel, atau setidaknya mereka adalah orang pertama yang menyadari itu tunjangan kesehatan. Catatan menunjukkan bahwa sejauh 3000 SM, orang Mesir menggunakan cuka sari apel tidak hanya sebagai antiseptik, tetapi sebagai agen penurunan berat badan juga.

Hari ini, apel cuka hampir secara eksklusif digunakan oleh orang-orang yang ingin menumpahkan beberapa kilogram. Untuk menghindari rasa - yang jauh lebih baik daripada cuka, namun masih sangat pahit - perusahaan farmasi kebanyakan cairan kental ke dalam pil atau kapsul. Ini masih memberikan manfaat, tetapi membuat lebih mudah untuk menelan.

===

To truly understand the origins of apple cider vinegar, we must explore vinegar itself, and how it has been used for thousands of years.

Vinegar has been used in one form or another for over 10,000 years. It is currently used for many purposes and throughout the ages has served as a preservative, condiment, beauty aid, cleaning agent and medicine.

The word vinegar comes from the Latin word vinum meaning wine and acer meaning sour. These two words were combined to make vinegre. In 5,000 B.C. the Babylonians fermented the fruit of date palms and created a date vinegar. The Romans made vinegar from grapes, figs, dates and rye. The Julius Caesar and his armies would drink vinegar and water for its antiseptic properties. Hippocrates, the "father of medicine", recommended vinegar for his patients who fell ill. Vinegar is mentioned in the Bible a number of times in both the Old and New Testament.

Many ancient cultures used vinegar and valued it for its medicinal benefits. It was used for disinfecting wounds and for insect bites and snake bites. Vinegar compresses were useful for healing bruises.

As modern medicine evolved, people began looking for an equally effective, yet better tasting alternative to the sour, bitter taste of straight vinegar.

The ancient Egyptians are commonly recognized as the inventors of apple cider vinegar, or at least they were the first to realize it's medical benefits. Records show that as far back as 3000 BC, the Egyptians were using apple cider vinegar not just as an antiseptic, but as a weight loss agent as well.

Today, apple cider vinegar is almost exclusively used by people who are looking to shed a few pounds. To avoid the taste - which is much better than vinegar, but still very bitter - most pharmaceutical companies have condensed the liquid into a pill or capsule. This still provides the benefits, but makes it much easier to swallow.

Selasa, 30 November 2010

Penggunaan cuka dari masa ke masa

Sebaik-baiknya tuak adalah cuka ( HR: Muslim - Ahmad ) Ya Allah berkahilah cuka karena ia adalah tuak para Nabi sebelumku ( HR: Ibnu Majah )Cuka apel bisa dibeli secara online di toko diskon www.binmuhsingroup.com Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-RomhainMade From the Whole AppleIsi : 500 mlNon Pasteurized, Non Diluted, Non DistilledMan & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino AcidsDibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapunUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Tonggak sejarah cuka



Sebaik-baiknya tuak adalah cuka ( HR: Muslim - Ahmad ) Ya Allah berkahilah cuka karena ia adalah tuak para Nabi sebelumku ( HR: Ibnu Majah )Cuka apel bisa dibeli secara online di toko diskon www.binmuhsingroup.com Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-RomhainMade From the Whole AppleIsi : 500 mlNon Pasteurized, Non Diluted, Non DistilledMan & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino AcidsDibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapunUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Senin, 29 November 2010

kHASIAT, PENELITIAN DAN SEJARAH BUAH APEL

Sejarah apel ternyata setua sejarah umat manusia. Buah berwarna merah menggoda inilah yang membuat Adam dan Hawa terusir dan Taman Firdaus. Mitologi Yunani mencatat pula bahwa buah apel adalah penyebab terjadinya perang Troya. Konon Paris menyulut kecemburuan para dewa dengan mempersembahkan apel kepada dewi cinta Aphrodite, sehingga terjadilah perang Troya yang terkenal itu. Apel juga memberi inspirasi bagi sejumlah orang terkenal di dunia. Sir Isaac Newton menemukan teori gravitasi setelah melihat buah apel yang terjatuh dari pohon. Steve Jobs memilih apel sebagai sebuah merek komputer terkenal di dunia. Di Indonesia, di sekitar tahun 80-an, penyanyi Anita Sarawak pernah sukses mempopulerkan lagu “Tragedi Buah Apel”.

Penampilan buah yang ranum, renyah, dan berwarna merah ini mungkin membuat apel menjadi pesona tersendiri bagi manusia selama berabad-abad. Pesona merah dan ranum ini sering pula dikaitkan dengan sensualitas seperti Aphrodite. Oleh karenanya, pada zaman dulu sari buah apel sering digunakan untuk penyegar dan stimulan dalam bercinta. Sayangnya, belum ada penelitian yang mengumumkan benar tidaknya khasiat apel sebagai ramuan stimulan dalam bercinta.

Namun, apel telah terbukti bermanfaat untuk wanita usia menopause. Menurut penelitian US Apple Association pada tahun 1992, diberitakan bahwa apel mengandung boron yang membantu tubuh wanita mempertahankan kadar estrogen pada saat menopause. Gangguan penyakit pada saat menopause, seperti ancaman penyakit jantung dan kekeroposan tulang karena kurangnya hormon estrogen, bisa dicegah dengan boron yang terkandung dalam apel.

FLAVONOID TERTINGGI

Telah banyak penelitian mengungkapkan bahwa apel, seperti buah-buahan lain, kaya akan serat, fitokimia, dan flavonoid. Hanya saja, menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, apel paling banyak mengandung flavonoid dibandingkan dengan buah-buahan lain.

Zat ini, menurut laporan tersebut, mampu menurunkan risiko kena penyakit kanker paru-paru sampai 50 persen. Selain itu ada kabar baik untuk kaum pria. Hasil penelitian Mayo Clinic di Amerika Serikat pada tahun 2001 membuktikan bahwa quacertin, sejenis flavonoid yang terkandung dalam apel, dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker prostat.

Fitokimia di dalam apel akan berfungsi sebagal antioksidan yang melawan kolesterol jahat (LDL, Low Density Lipoprotein), yang potensial menyumbat pembuluh darah. Antioksidan akan mencegah kerusakan sel-sel atau jaringan pembuluh darah. Pada saat bersamaan, antioksidan akan meningkatkan kolesterol baik (HDL, High Density Lipoprotein), yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.

Tidak hanya itu, kandungan pektin (serat larut yang dikandung buah-buahan dan sayuran), telah diteliti dan terbukti menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Secara spesilik pada sebuah penelitian awal, terbukti bahwa dalam apel ditemukan asam D-glucaric yang berinanfaat mengatur kadar kolesterol. Disebutkan dalam penelitian tersebut, jenis asam ini mampu mengurangi kolesterol sampai 35 persen.

Kadar kolesterol yang terjaga dan zat antioksidan akan melindungi tubuh dari serangan jantung dan stroke. Ini terbukti pada sebuah studi di Finlandia tahun 1996, bahwa orang yang pola makannya mengandung fitokimia, berisiko rendah untuk kena penyakit jantung. Penelitian lain, sebagaimana dikutip the British Medical Journal mengungkapkan bahwa apel juga mencegah terjadinya stroke.

Zat fitokimia yang terdapat pada kulit apel ini, menurut sebuah penelitian di Cornell University Amerika Serikat, bermanfaat menghambat pertumbuhan sel kanker usus sebesar 43 persen. Fitokimia dan flavonoid secara bersama-sama dilaporkan juga menurunkan jumlah kejadian kanker paru-paru.

Sementara itu, sebuah penelitian lain di Welsh, Inggris, menunjukkan bahwa konsumsi buah apel secara teratur akan membuat paru-paru berfungsi lebih baik. Para peneliti yakin fungsi pernapasan akan lebih baik karena kandungan fitokimia di dalam apel meredam efek negatif oksidan yang merusak organ tubuh.

REDAKAN DIARE

Kandungan serat apel ternyata terhitung tinggi, sebesar lima gram untuk setiap buah berukuran sedang. Jumlah ini lebih tinggi daripada kandungan serat pada kebanyakan produk sereal. Serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menurunkan berat badan.

Buah ini hampir tanpa lemak dan kolesterol, sehingga cocok dimasukkan sebagai menu orang yang sedang berdiet. Keluhan seperti sembelit pada orang diet, tidak akan terjadi bila orang tersebut memasukan apel sebagai bagian dari menunya.

Meski bermanfaat mengatasi sembelit, buah apel juga punya khasiat meredakan diare. Ini menurut Miriam Polunnin dalam bukunya “Healing Foods”. Menurut buku tersebut, apel sangat bermanfaat untuk pencernaan.

Penelitian Konowalchuck J pada tahun 1978 mempublikasikan manfaat lain apel. Konowalchuck menyebutkan bahwa sari buah apel terbukti ampuh melawan berbagai serangan infeksi virus. Dengan sari apel, stamina dan kekebalan tubuh akan menjadi lebih baik. Kondisi ini bisa menghindarkan tubuh dari serangan virus, terlebih pada saat pergantian musim seperti sekarang ini.

Di samping kandungan zat-zat yang telah disebutkan di atas. Apel juga mengandung tannin berkonsentrasi tinggi. Tannin ini, seperti ditulis “Jurnal American Dental Association” pada tahun 1998, mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi yang disebabkan oleh tumpukan plak. Tidak hanya itu, tannin juga berfungsi mencegab infeksi saluran kencing dan menurunkan risiko penyakit jantung


Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-RomhainMade From the Whole AppleIsi : 500 mlNon Pasteurized, Non Diluted, Non DistilledMan & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino AcidsDibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapunUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id

Senin, 01 Februari 2010

Cuka Apel, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Cuka Apel, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Dyah R Permatasari
| 11 Januari 2010 | 20:40
402
12
1 dari 1 Kompasianer menilai Bermanfaat.

Judul di atas mungkin akan dianggap berlebihan atau hanya plesetan dari sebutan yang selama ini ditujukan kepada para guru. Namun, bila anda memahami khasiat yang terkandung dalam cuka apel, maka penulis yakin bahwa kepala anda akan mengangguk-angguk tanda setuju dengan istilah di atas.

Sebenarnya khasiat cuka apel ini sudah terkuak ribuan tahun yang lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Hippocrates diakui menjadi orang yang pertama kali menemukan khasiat cuka apel di tahun 400 SM sebagai antibiotik dan antiseptik alami. Sebelumnya, cuka apel dikenal sebagai bahan pembersih yang sangat digdaya. Orang-orang Babilonia dulu menggunakan cuka apel sebagai pengawet makanan, namun Julius Caesar yang Agung memanfaatkan khasiat cuka apel untuk obat kuat para tentaranya saat berperang.

Cara pembuatan cuka apel sangatlah sederhana. Bahan mentahnya berupa apel segar yang dilumatkan dan kemudian dibiarkan berfermentasi di dalam drum kayu. Cuka apel yang alami akan berbentuk cairan yang agak kental, berwarna kecoklatan dan bila dilihat di bawah sinar akan tampak serat kecil-kecil yang disebut “ibu”. Semakin tua umur cuka tersebut, endapan “ibu” akan semakin tampak di dasar botol. Bila anda cium atau cicipi cuka apel ini rasa dan baunya akan terasa sangat menyengat, itu tandanya cuka tersebut alami. Cuka apel tak perlu disimpan di lemari es.

Sayang sekali saat ini cuka apel yang banyak dijual sudah tidak alami. Kebanyakan cuka apel tersebut telah mengalami proses destilasi dan tampak jernih. Itu sebenarnya akibat salah kaprah yang menganggap bahwa produk yang jernih adalah yang terbaik, padahal itu berakibat hilangnya daya khasiat cuka apel tersebut. Saat didestilasi, cuka apel akan mengalami pemanasan dan itu mengakibatkan hilangnya enzim dan mineral-mineral penting lainnya. Jadi, bila anda ingin membeli cuka apel yang berkhasiat, janganlah membeli cuka apel yang bening dan jernih, tapi belilah yang berwarna kecoklatan dan masih mengandung “ibu”.

Apa saja sebenarnya yang terkandung di dalam cuka apel? Ada pepatah Barat yang mengatakan “sebutir apel sehari menjauhkanmu dari dokter”. Pepatah tersebut benar adanya. Apel termasuk buah-buahan paling bergizi yang ada di dunia ini. Sebutir apel mengandung berbagai unsur yang diperlukan oleh tubuh, seperti Kalium, Fosfor, Natrium, Sulfur, Calcium, Magnesium, Besi, Silicon, dan masih banyak lagi unsur lainnya. Karena pembuatannya yang alami, semua unsur tersebut tetap terkandung di dalam cuka apel.

Khasiat terbesar dari cuka apel adalah kemampuannya mendetoksifikasi berbagai organ tubuh melalui aliran darah. Dia menghancurkan lemak dan endapan-endapan lain yang terdapat di dalam darah, sehingga melancarkan aliran darah di dalam tubuh. Kalium yang terkandung di dalamnya adalah unsur paling utama yang memberi khasiat pada cuka apel. Lancarnya aliran darah akan menjaga jantung anda tetap sehat dan tentunya mencegah anda menderita serangan jantung.

Karena khasiatnya yang melancarkan peredaran darah, maka cuka apel baik digunakan untuk mengatasi keluhan arthritis, tekanan darah tinggi, kelelahan, sakit pada menstruasi, bahkan untuk mengurangi obesitas. Cobalah anda buat minuman cuka apel dengan mencampurkan dua sendok teh cuka apel dengan dua sendok teh madu ditambah segelas air dan diaduk rata. Biasakanlah minum campuran tersebut dua sampai tiga kali sehari, maka anda akan terkejut mendapati khasiatnya. Jadikanlah cuka apel sebagai pahlawan tanpa tanda jasa bagi kesehatan anda sekeluarga. Selamat mencoba!


Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-Romhain
Made From the Whole Apple
Isi : 500 ml
Non Pasteurized, Non Diluted, Non Distilled
Man & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875
Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino Acids
Dibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapun
UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id

Sejarah Cuka Apel di Indonesia


Sejarah Cuka Apel di Indonesia

Berdasarkan legenda di kawasan pegunungan Kaukasia, di perbatasan antara daratan Asia dan Eropa, sebelah tenggara Rusia. konon ribuan tahun yang lalu Nabi Muhammad yang pertama kali memberikan sebuah biji (berisi bakteri baik kelompok Lactobacillus sp) kepada orang-orang setempat dan mengajari cara membuat minuman asam, yang mengandung polisakarida larut air yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat, yang berperan dalam meningkatkan pembentukan sistem imun dalam tubuh. Sehingga masyarakat tersebut memiliki kondisi tubuh yang kuat dan sehat serta hampir tidak pernah menderita berbagai macam penyakit. Tercatat dalam sejarah, pada tahun 907, Elie Metchinkoff ilmuan Rusia peraih Nobel menyampaikan hipotesisnya tentang manfaat minuman fermentasi (dari susu yang diasamkan) bagi bangsa Bulgaria yang biasa mengkonsumsi minuman tersebut, mempunyai dampak umur panjang dan selalu dalam kondisi sehat, sedikit sekali yang terserang penyakit. Perkembangan berikutnya sekitar abad VII, dalam literatur Kekaisaran Romawi pernah mencatat bahwa Yulius Caesar mengintruksikan kepada para prajurit Romawi untuk secara teratur mengkonsumsi minuman asam (cuka dari buah apel) untuk menjaga ketahanan tubuh prajuritnya. Begitu pula di Amerika, sekitar abad XVIII tercatat nama Presiden Amerika kedua John Adams sebagai pengkonsumsi teratur cuka apel, memiliki kesehatan tubuh yang terjaga sehingga terhindar dari serangan penyakit sampai beliau wafat di usia 91 tahun. Sekitar awal tahun 1990, cuka apel mulai beredar dipasaran Indonesia sebagai produk impor. Umumnya bahan baku cuka apel tersebut terbuat dari buah apel New Zeland, Whosington dan Red Delicious. Dan diperkirakan sekitar tahun 1998, di Indonesia mulai muncul beberapa merk cuka apel yang diproduksi menggunakan bahan baku domestik (buah apel Malang – Jawa Timur).

Berbicara tentang cuka apel di Indonesia tidak terlepas dari peran besar Miftahus Sa’diyah, S.TP selaku penemu formulasi cuka apel yang kemudian diproduksi oleh PT. Hemarco Perkasa Utama sejak tahun 2001. Dibawah bimbingan Bapak Eddy Susanto Sutikno selaku Kepala divisi Produksi PT. Hemarco Perkasa Utama proses produksi berjalan dengan baik dan lancar sehingga menjadikan produk cuka apel yang diminati konsumen. Dengan kualitas produk yang baik tersebut membawa berkah bagi kejayaan PT. Hemarco Perkasa Utama sebagai industri yang mampu mempopulerkan cuka apel diseluruh penjuru Indonesia. Kepopuleran nama cuka apel yang diproduksi oleh PT. Hemarco Perkasa Utama tidak terlepas dari kerja bapak Eddy Susanto Sutikno terutama diwilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera dan Sulawesi.

Sungguh sangat disayangkan, pada tahun 2008 merupakan tahun terberat yang harus dialami oleh PT. Hemarco Perkasa Utama mengalami guncangan hebat sehingga memutuskan untuk tidak memproduksi lagi cuka apel dan melakukan PHK seluruh karyawannya. Atas permintaan banyak pihak, terutama memperhatikan konsumen cuka apel yang merasakan betul manfaatnya dan atas inisiatif bersama rekan Bapak Eddy Susanto Sutikno dan Miftahus Sa’diyah, S.TP membentuk sebuah industri yang diberi nama Agroindustry Global Mandiri dengan tujuan utama memproduksi cuka apel ”HESTAMINA” dengan tetap mempertahankan kualitas proses produksi serta budaya kerja kreatif dan inofatif.

Cuka Apel ”Hestamina” merupakan minuman kesehatan hasil fermentasi alami dari buah apel Anna pilihan yang masih segar asal Batu, Malang diproduksi oleh Agroindustry Global Mandiri diproses & dikerjakan oleh tenaga ahli, berpengalaman lebih dari 8 tahun di bidang cuka apel, sehingga kualitas cairan cuka apel lebih sempurna, semakin kaya nutrisi, vitamin dan mineral terutama kandungan enzim dan asam amino yang mudah dicerna oleh tubuh manusia, sehingga dapat membantu dan memperbaiki sistem metabolisme tubuh juga imunitas, tidak banyak mengandung endapan atau terlalu keruh (residu akibat proses fermentasi), juga aroma cuka apel HESTAMINA “soft” tidak menyengat hidung (lebih lembut) serta rasanya yang lembut di lidah (tidak menusuk) membuat produk cuka apel HESTAMINA semakin diminati konsumen yang tersebar diseluruh kota di Indonesia, anak-anak pun menyukainya. Cuka apel HESTAMINA telah lulus uji dari Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Unibraw; PT. Biochem Technology dan PT.Sucofindo sehingga aman dikonsumsi bagi siapapun dan segala kondisi, tidak berlebihan bila cuka apel HESTAMINA merupakan “generasi emas” industri cuka apel di Indonesia, penerus tradisi minuman berbasis kesehatan.


Cuka Apel - Apple Cider Vinegar Natural Al-Romhain
Made From the Whole Apple
Isi : 500 ml
Non Pasteurized, Non Diluted, Non Distilled
Man & Bottled in Syria By : Al-Romhain C.R.42875
Ingredients : Ca 250 mg, K 1599 mg, P 73 mg, Na 24.15 mg, Mn 45 mg, Fe 9.67 mg, Enzymes, Pectin, Amino Acids
Dibuat sesuai syariat agama islam dan bebas bahan kimia apapun
UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id