



Assalamu’alaikum wr.wb
Agroindustry Global Mandiri dengan produknya cuka apel Hestamina memiliki komitmen tinggi meningkatkan kualitas produknya demi memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat Indonesia. Kami berikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelanggan atas kepercayaan memilih produk cuka apel Hestamina. Harapan kami, anda selalu sehat bugar dan berstamina dengan selalu mengkonsumsi rutin cuka apel Hestamina. Jadikan cuka apel Hestamina sahabat keluarga anda. Telah banyak yang membuktikan bahwa produk cuka apel Hestamina lebih berkualitas dan nyata manfaatnya, sebagaimana yang dialami oleh:
☺ Sutrisno, 56 th asal Semarang terbebas dari gangguan rematik
☺ Sumiati, 35 th asal Pasuruan terbebas dari gangguan maag akut
☺ Niken Pakarina, 42 th asal Malang terbebas dari gangguan nyeri haid
☺ Sugimin, 46 th asal Semarang terbebas dari gangguan asam urat / kram
☺ Ramatiarno, 34 th asal Palangkaraya, kristal batu ginjal yang menyumbat saluran kencing dapat dikeluarkan setelah konsumsi rutin cuka apel Hestamina
☺ Piani, 55 th asal Malang terbebas dari gangguan kolesterol
☺ Sumayah, 40 th asal Batu terbebas dari Nyeri tulang, linu & kesemutan
☺ Sulyati Suryadewi Nengseh, 44 th asal Pasuruan Hipertensi menjadi normal
☺ Lutfi Anshori, 26 th karyawan di Jakarta staminanya selalu terjaga
☺ Mbah Yadi, 93 th asal Batu-Malang manula dengan stamina kuat tetap terjaga
☺ Dimmaz, 6 th asal Pasuruan tidak jadi operasi Amandel/tonsilitis karena rutin minum cuka apel Hestamina dan leher dikompres cuka apel hestamina saat tidur.
Silahkan dibuktikan dan selamat menikmati produk Cuka Apel Hestamina yang berkualitas.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Agroindustry Global Mandiri
ttd
A. Zainul Arifin, SP.
Cuka Apel HESTAMINA Membantu Meredakan Nyeri Haid
Menstruasi atau haid adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dengan ditandai adanya pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai pendarahan dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi serta terjadi setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi biasanya terjadi pada usia 11 tahun hingga menopause (sekitar usia 45 – 55 tahun). Normalnya, haid / menstruasi berlangsung selama 3 – 7 hari dan berulang sekitar 28 hari berikutnya (siklus), namun beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur dan hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesuburan. Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode menstruasi (hari dimana pendarahan dimulai) yang kemudian dihitung sampai dengan hari terakhir (yaitu 1 hari sebelum perdarahan menstruasi bulan berikutnya. Seorang wanita memiliki 2 ovarium, masing-masing menyimpan sekitar 200 – 400 ribu sel telur yang belum matang/folikel (follicles). Normalnya, hanya satu atau beberapa sel telur yang tumbuh setiap periode menstruasi. Pada hari ke-14 dari 28 hari dalam satu siklus, sel telur pecah dan menyebar atau disebut ovulasi. Sel telur bergerak melalui tuba falopi masuk kedalam uterus. Jika sel telur tidak difertilisasi atau dibuahi oleh sperma, maka sel tersebut akan gugur. Dua minggu kemudian, sel telur yang gugur tersebut akan meninggalkan tubuh dan terjadilah siklus menstruasi. Kemudian sel telur akan mengalami proses pembuatan dari awal lagi.
Beberapa wanita mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, hal ini sebenarnya kejadian yang biasa (wajar) karena bisa jadi akibat dari aktivitas atau tekanan/beban kerja yang berlebihan (stres), akibat efek penggunaan obat, dan kurang mengonsumsi kalori. Tetapi jika mengalami nyeri saat menstruasi (nyeri haid) yang begitu hebatnya justru berdampak negatif secara psikologis, trauma pada siklus haid berikutnya. Seperti yang pernah dialami oleh Niken Pakarina, 42 th. “Dulu kalau datang bulan (haid) perut sakit sekali, nyeri hebat seperti ditusuk-tusuk jarum, bahkan sampai muntah-muntah”. Jika sudah begitu pekerjaan sering terganggu, sensitif (mudah tersinggung tanpa sebab yang jelas), sangat merugikan diri sendiri. “Syukur Alhamdulillah saya diberitahu saudara untuk mencoba konsumsi rutin cuka apel HESTAMINA, setelah beberapa hari konsumsi secara teratur saat datang bulan tidak terasa sakit lagi, sampai sekarang jika datang bulan sudah tidak pernah merasakan nyeri haid”. Oleh karena itu segeralah anda mengkonsumsi rutin cuka apel HESTAMINA, karena larutannya kaya nutrisi dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh sehingga sangat membantu dalam proses metabolisme tubuh dan imunitas (daya kekebalan tubuh). Telah banyak konsumen yang merasakan betul manfaat setelah minum rutin cuka apel hestamina, membantu proses penyembuhan dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat berstamina. Mulailah dari sekarang lebih memperhatikan kesehatan tubuh anda dengan memberikan asupan gizi yang berkualitas seperti cuka apel hestamina.
Setelah Minum Rutin Cuka Apel HESTAMINA Badan Selalu Berstamina Kerja Bertambah Semangat
Sudah sejak lama Lutfi Ansori, karyawan swasta di perusahaan ternama di Jakarta mendambakan memiliki tubuh yang selalu sehat dan berstamina. Untuk memperolehnya ia rela menyisihkan sebagian uang hasil kerja keras membeli produk-produk yang lumayan mahal demi keinginannya. Apalagi kondisi di Jakarta yang sangat kurang bersahabat, belum lagi tuntutan pekerjaan yang tidak kenal kompromi, sehingga serasa tidak punya pilihan kecuali harus mengkonsumsi suplemen penambah stamina setiap hari tanpa berfikir resiko setelahnya. Tetapi seiring berjalannya waktu sampailah ia pada pencarian yang didambakan yaitu cuka apel HESTAMINA, selain kaya nutrisi dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh juga memberikan hasil yang nyata. “Sekarang ini saya tidak perlu lagi berbagai macam suplemen, cukup dengan cuka apel hestamina diminum rutin setiap hari tubuh terasa sehat berstamina, tidak mudah terasa capek, bahkan sudah beberapa bulan ini saya tidak mudah terserang sakit, dikala sebagian besar teman-teman terserang influenza, saya tidak tertular oleh virusnya. Sampai-sampai semua minta cuka apel hestamina milik saya. Jika dihitung-hitung harganya relatif murah dengan hasil yang saya dapatkan, artinya biaya yang biasanya saya belanjakan untuk produk suplemen setiap bulannya masih ada sisa kembaliannya, lebih irit (bisa ditabung dong)”. Jadi, untuk anda pekerja keras yang membutuhkan kondisi tubuh tetap terjaga, selalu sehat berstamina tunggu apa lagi segera melakukan perubahan memilih dengan cerdas untuk mengkonsumsi cuka apel HESTAMINA sebagai pendamping segala aktifitas anda.
Cuka apel HESTAMINA kaya nutrisi & mineral yang sangat dibutuhkan tubuh, satu diantaranya adalah Kalium (Potassium). Kalium merupakan mineral zat mikro penting dalam gizi manusia, ia membantu kerja otot, keseimbangan dan elektrolit dalam sel tubuh. Kalium juga penting dalam penghantaran impuls saraf serta pembebasan tenaga dari protein, lemak, dan karbohidrat selama masa metabolisme. Cuka apel HESTAMINA sangat membantu memenuhi kebutuhan kalium dalam tubuh, dengan mengkonsumsi secara rutin larutan cuka apel HESTAMINA minimal 2 x sehari, tubuh terasa sehat bugar, karena metabolisme berjalan lancar. Tidak hanya itu, di dalam larutan cuka apel HESTAMINA terkandung betakaroten, antioksidan sekunder yang membantu sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit. Antioksidan primer yang ada dalam tubuh (enzim superoksida dismutase) bekerjanya sangat dipengaruhi oleh mineral-mineral seperti mangan, seng, tembaga dan selenium (ada di dalam cuka apel HESTAMINA) berfungsi menangkal radikal bebas. Sehingga antioksidan primer dapat bekerja secara optimal membentengi diri dari gangguan beberapa penyakit.
Keluarkan kencing batu hanya dengan 2 botol Cuka Apel HESTAMINA
Ginjal merupakan organ penting dalam mengendalikan tekanan darah, karena itu berbagai penyakit dan kelainan pada ginjal bisa menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Salah satu gangguan fungsi ginjal adalah adanya massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih (batu kandung kemih) maupun di dalam ginjal (batu ginjal) dan bisa menyebabkan nyeri (antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut bagian bawah, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam) perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal hidronefrosis dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal. Jika anda mengalami gangguan tersebut dianjurkan mengkonsumsi cuka apel HESTAMINA seperti pengalaman bapak Ramatiarno, 33 th asal Kelurahan Pahandut kota Palangkaraya. Dahulu perut bagian bawah sering terasa nyeri, terutama bila kencing (buang air seni) terasa sakit sekali seperti ada yang tersumbat dan tidak tuntas, tersendat-sendat. Begitu saya dapat informasi bahwa cuka apel hestamina sangat baik untuk memperbaiki metabolisme tubuh, saya langsung mencobanya untuk membuktikan sendiri dan ternyata setelah saya konsumsi rutin cuka apel hestamina, pada suatu hari ketika buang air seni tiba-tiba bersamaan dengan itu keluar kristal seperti batu, yang sebelumnya sangat mengganjal dan setelah itu bagian bawah perut saya terasa lega, tidak nyeri lagi. Tidak hanya itu, tubuh saya lebih segar bugar dan tidak mudah capek, letih ataupun lesu lebih semangat bekerja dan hidup terasa nyaman penuh dengan harapan serta kebahagiaan. Hal ini membuat saya bahagia sekaligus bangga begitu pula keluarga dan kerabat turut bersuka cita. Pengalaman bapak Ramatiarno membuka mata dan harapan bagi kita semua, bahwa dengan tindakan yang benar dan pilihan tepat apapun masalah yang kita hadapi pasti ada solusinya.
Perlu diketahui bahwa didalam larutan cuka apel HESTAMINA kaya nutrisi dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah kalium (potasium) berfungsi menjaga keseimbangan tingkat potasium-sodium dalam tubuh dan kuat dugaan hal ini yang mampu mengikis kristal-kristal seperti endapan kapur di dalam tubuh. Untuk therapy ginjal dan kandung kemih campurkan 2 sdm CAH dalam 1 gelas air, minum 6 kali sehari; minum air putih 8 – 10 gelas per hari.
Larutan Cuka Apel HESTAMINA Mampu atasi “Diabetes mellitus” (Kencing Manis)
Diabetes mellitus (DM) (dari kata Yunani διαβαίνειν, diabaÃnein, “tembus” atau “pancuran air”, dan kata Latin mellitus, “rasa manis”) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan, disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah. Ada dua tipe DM, yaitu tipe-1. Karena kurangnya produksi insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin disebut juga insulin-dependent diabetes mellitus “diabetes yang bergantung pada insulin”. DM tipe-2 disebut non-insulin-dependent diabetes mellitus “diabetes yang tidak bergantung pada insulin” terjadi karena kecacatan dalam produksi insulin dan resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas terhadap insulin yang melibatkan reseptor insulin di membran sel. DM tipe-2 dapat diatasi dengan pengobatan oral. Kuat dugaan bahwa dalam larutan cuka apel HESTAMINA yang kaya nutrisi dan mineral untuk tubuh, mampu memperbaiki sel beta penghasil insulin, sehingga pelan tapi pasti produksi insulin dalam tubuh akan tercukupi. Perlu diketahui bahwa gejala awal DM berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (polyuria). Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (poydipsia). Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih,penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polyphagia). Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan serta lebih peka terhadap infeksi. Mulai dari sekarang, segeralah konsumsi cuka apel HESTAMINA secara rutin, karena cuka apel HESTAMINA mampu menjaga gula darah dalam batas normal (mencegah komplikasi diabetes), mengoptimalkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh, memperbaiki metabolisme tubuh (menjaga kestabilan berat badan) dan melancarkan sistem peredaran darah (mengontrol tekanan darah). Lakukan puasa dan olah raga secara teratur untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Karena Rutin Minum Cuka Apel HESTAMINA Amandel Tidak Jadi Operasi
Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Tonsil berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh melalui mulut, hidung, dan kerongkongan, oleh karena itu tidak jarang tonsil mengalami peradangan (tonsilitis). Tonsilitis disebabkan oleh kelompok bakteri A. streptococus beta hemolitik, biasanya dimulai dengan gejala sakit tenggorokan, sakit saat menelan makanan, dan terkadang muntah-muntah sehingga menjadikan amandel/tonsil bengkak, panas, gatal, sakit pada otot dan sendi, nyeri badan, kedinginan, sakit kepala dan telinga. Tonsilitis dapat bersifat akut (kronis), bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari, umumnya menyerang pada anak usia 5-10 tahun. Sedangkan radang amandel yang kronis terjadi berulang-ulang dan berlangsung lama, bisa terjadi abses (bintik-bintik nanah berwarna putih kekuningan). Pembesaran tonsil bisa sangat besar sehingga tonsil kiri dan kanan saling bertemu dan mengganggu jalan pernafasan. Peradangan ataupun pembengkakan tonsil yang tidak terlalu besar dan tidak menghalangi jalan pernafasan serta tidak menimbulkan komplikasi, tidak perlu dilakukan jalan pembedahan (operasi). Karena tonsil yang terbuat dari getah bening dapat berfungsi mencegah tubuh agar tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan infeksi. Untuk perawatan dan pengobatannya diusahakan minum banyak air/cairan seperti sari buah, hindari minuman dingin (es/es krim) dan makanan gorengan (awetan/ asinan/manisan) serta istirahat yang cukup.
Berbekal saran diatas, Dimmaz, 5th yang oleh dokter divonis harus segera menjalani operasi, diterapi oleh orang tuanya dengan menggunakan cuka apel HESTAMINA secara rutin, sehingga tidak perlu menjalani operasi. “Alhamdulillah, anak saya sekarang sehat, bisa ceria lagi, aktivitasnya normal, tidak mudah sakit atau munta-muntah seperti waktu dulu sebelum konsumsi rutin cuka apel HESTAMINA, bahkan sekarang Dimmaz tidak pernah mendengkur lagi kalau tidur (kebanyakan penderita tonsilitis mendengkur jika tidur)”kata ayahnya. Berikut ini tips dari pengalaman yang dilakukan orang tua Dimmaz dengan Cuka Apel HESTAMINA (CAH). Berkumurlah dengan larutan (3 sdm CAH + 1 gelas air) beberapa saat setiap jam kemudian telanlah, jika rasa sakitnya berkurang ulangi setiap 3 jam sekali. Untuk anak-anak (umumnya suka manis) tambahkan madu atau syrup (leci) dipakai kumur lalu ditelan lakukan setiap 3 jam sekali. Kompreskan sapu tangan yang telah dibasari larutan (½ sdm CAH + air secukupnya) di leher saat tidur.